Warung Internet Menjamur di Pangandaran
Oleh Adi SumaryadiJum'at, 30 April 2010 15:48 WIB | Dibaca 2.323 kali
Warung Internet Menjamur di Pangandaran
Seiring dengan pertumbuhan teknologi informasi yang hampir merata di Jawa Barat dan semakin murahnya biaya koneksi broadband internet di Pangandaran menyebabkan pertumbuhan warnet juga semakin tinggi, selain itu juga edukasi yang bagus tentang internet di Pangandaran yang semakin tinggi menyebabkan permintaan akan akses internet semakin tinggi pula.

Pantauaan kontributor myPangandaran, saat ini sudah lebih dari 15 buah warnet yang ada di Pangandaran mulai dari yang berjumlah komputer client 4 buah hingga yang berjumlah belasan hingga puluhan. lihat saja di desa Babakan yang sebetulnya bukan pusat keramaian di pangandaran sudah ada lebih dari 3 buah warnet, bahkan ada yang merubah sebuah usaha bengkel menjadi sebuah warnet seperti yang terlihat di jalan raya Babakan. Hal serupa juga terlihat didesa pananjung dan wonoharjo yang pertumbuhannya sangat cepat, bahkan ada warnet yang berjejer. Kondisi ini sangat jauh berbeda dengan 2 tahun yang lalu dimana warnet sangat sulit ditemukan, kalaupun ada biasanya koneksinya menggunakan dialup ataupun dengan koneksi yang lain tidak seperti sekarang yang menggunakan ADSL yang rata-rata menggunakan bandwidth diatas 1 Mbps.

Harga yang ditawarkan juga sangat beragam mulai dari harga 4.000 hingga 5.000 rupiah setiap jamnya untuk penggunaan non member. Hasil wawancara myPangandaran dengan salah satu pengelola warnet dipangandaran terungkap bahwa keadaan warnet yang bertambah banyak satu sisi dapat mencerdaskan warga Pangandaran namun secara bisnis sangat berpengaruh. Mereka sangat berharap ada persaingan yang sehat antar warnet jangan sampai ada yang menurunkan harga dibawah rata-rata hingga 3.000 perjam.

Dukungan Toko Komputer.

Semakin tingginya pertumbuhan internet di Pangandaran ternyata tidak didukung dengan pertumbuhan toko komputer yang menyediakan layanan jual beli komputer dan aksesorisnya, warga Pangandaran lebih memilih membeli ke Bandung ataupun Tasikmalaya. Hasil pengalaman salah satu kontributor di Pangandaran untuk mencari DVD ROM saja sangat susah dan sangat sedikit sekali pilihannya dengan harga yang lebih tinggi 10-30 persen dari harga di Bandung.

Penggunaan internet selain menggunakan warnet, warga pangandaran umumnya menggunakan layanan yang lebih murah, tidak sedikit yang menggunakan layanan internet dari operator CDMA ataupun 3G.

KirimKirim Print PDFPDF ArsipArsip RSSRSS

Mat Ketik
1
Mat Ketik
Jum'at, 30 April 2010 16:26 WIB
Mudah-mudahan dengan makin banyaknya warnet di Pangandaran tidak menimbulkan persaingan yang tidak sehat (perang tarif) antar pengusaha warnet, nya Kang Adi. Karena kalo sampe hal ini terjadi maka para pengusaha itu yang rugi. Harapan sayah mah ada seseorang atau kelompok yang sanggup memfasilitasi untuk terciptanya suatu wadah atau komunitas pengusaha warnet di wilayah Ciamis Selatan, sehingga persaingan tarif seperti yang sayah takutkan tidak terjadi. Contohnya seperti di tetangga sebelah yaitu di Kecamatan Padaherang, di mana tarif warnet di sana ada yang 2.500 per jam bahkan ada yang jual 6.000 untuk paket 3 jam... kitu lin ...
SISKA AGUSTIN
2
SISKA AGUSTIN
Minggu, 04 Desember 2011 15:20 WIB
mmmm disini mnerima jual beli komputer gk , saya ingin menjual kmputer

Anda dapat memberikan komentar tentang Warung Internet Menjamur di Pangandaran dengan menggunakan form dibawah ini .





 Notifikasi via email jika ada yang komentar



25EBAE86
Terselip di Tayangan Liputan6 SCTV Awards
Terselip di Tayangan Liputan6 SCTV Awards
Terselip di liputan tentang SalingSapa.com yang diprakarsai oleh Muhammad Yahya Harlan, Murid SMP di Sekolah alam bandung masuk dalam nominasi Liputan6 SCTV Awards 2011.
Pengusaha Indonesia Minati Glasgow Rangers
Olahraga
Pengusaha Indonesia Minati Glasgow Rangers
Glasgow: Pengusaha Indonesia Jude Allen menjadi salah satu dari anggota konsorsium Sevco yang akan mengambil alih keuangan klub Liga Primer Skotlandia, Glasgow Rangers.Mantan ketua eksekutif Sheffield united, Charles Green, yang juga masuk ke dalam