<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss"
	>
<channel>
<title>Adi Sumaryadi Online Media | Artikel</title>
<atom:link href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/rss" rel="self" type="application/rss+xml" />
<link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/rss</link>
<description>[25 Artikel terbaru Adi Sumaryadi Online Media]</description>
<copyright>Copyright by ! - All rights reserved.</copyright>
<language>id</language>

			<item>
			  <title>Saatku Sombong Didepan Hajar Aswad Masjidil Haram</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//171/saatku-sombong-didepan-hajar-aswad-masjidil-haram</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//171/saatku-sombong-didepan-hajar-aswad-masjidil-haram</comments>
   			  <pubDate>Fri, 23 Dec 2011 05:14:30 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//171/saatku-sombong-didepan-hajar-aswad-masjidil-haram</guid>
			  <description>Rasa perih terasa dikaki, aku tidak sadar sama sekali bahwa kakiku terluka oleh sesuatu. Akhirnya, setelah memutuskan untuk keluar dari beratnya desakan orang-orang besar ditimur tengah itu aku baru sadar bahwa kakiku mengeluarkan darah. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Rasa perih terasa dikaki, aku tidak sadar sama sekali bahwa kakiku terluka oleh sesuatu. Akhirnya, setelah memutuskan untuk keluar dari beratnya desakan orang-orang besar ditimur tengah itu aku baru sadar bahwa kakiku mengeluarkan darah.
<div>
<br />
</div>
<div>
Malam hari tiba di Masjidil haram membuat kami memutuskan untuk tidak mencium hajar aswad terlebih dahulu, kami tiba sekitar pukul 2 dinihari, dari hotel yang berjarak sekitar 500 meter dari masjidil haram membuat kami harus menggunakan mobil shuttle yang memang disediakan hotel, sebenernya kalau jalan juga dekat hanya memang karena sedang ada pembangunan di masjidil haram membuat jalan berdebu dan tidak enak dimata.
</div>
<div>
<br />
</div>
<div>
Disertai dengan tangisan, akhirnya rombongan kami yang didominasi oleh orang sepuh tiba dimasjidil haram, lantas kami menyegerakan umrah dengan tawaf hingga tahalul. Saat tahalul selesai, adzan subuh berkumandang, hal inilah yang membuatku memutuskan untuk mencium hajar aswad esok hari saja, oh iya..mencium hajar aswad tidak masuk dalam rukun umrah, hanya memang rosul mencontohkan. Bahkan kalau tidak salah Ummar bin Khatab pernah berkata bahwa &quot;Aku tidak tau apa manfaat dan mudharatnya mencium batu itu, hanya memang rosul melakukannya maka akupun begitu&quot;.
</div>
<div>
<br />
</div>
<div>
Perjalanan yang melelahkan mulai dari Delay Garuda Indonesia yang hampir 4 jam di Bandara Sukarno Hatta membuat kami kelelahan, seusai sholat subuh kami kembali ke hotel. Jam 10 tepat kami bangun dan mandi dan siap-siap bergegas ke masjidil haram kembali. Kali ini saya masih punya PR, yaitu mencium hajar aswad...hemm...melihat kerumunan orang yang mencium hajar aswad rasanya gampang-gampang saja. Akhirnya aku turun ke lantai tempat tawaf dan bertawaflah hingga selesai, diakhir putaran setelah sholat sunat saya coba mendekat ke arah Hajar aswad, mulai masuk dan masuk, ah ternyata gampang tidak seperti yang diceritakan orang orang...sudah dekat...sudah dekat...aaaaaaaaaah...badan ini terpental lagi keluar...saya coba masuk lagi...sudah hampir sedikit lagi...aaahhhh..terdorong lagi keluar......saya coba sekali lagi....kali ini hampir sampai.......ahhhhhhh...perih dikakiku terasa...ternyata kakiku berdarah menginjak nametageku sendiri yang pecah jatuh...akhirnya aku memutuskan untuk keluar dari barisan....akhirnya aku kehilangan nametag dihari pertamaku...akupun kesamping kearah kumpulan galon-galon air zam-zam untuk membersihkan luka...perih....niat keduaku untuk mencium hajar aswad...gagal lagi.
</div>
<div>
<br />
</div>
<div>
Makan siang menanti ternyata dihotel, kamipun lantas pulang. Oh iya..aku sekamar dengan seorang pimpinan ponpes asal Lampung...saat aku cerita pengalamanku ada satu hal yang membuat lemas saat itu...ia bilang begini &quot;Mas Adi tuh sombong...merasa bisa dengan tenaga sendiri...bahkan saya pikir mas adi melakukannya tanpa Bismillah&quot; ....jeplak...ke hati...benar juga....akhirnya aku baru sadar bahwa telah salah langkah... akhirnya setelah makan siang...saya coba kembali ke masjidil haram....
</div>
<div>
<br />
</div>
<div>
Bismillahirahmanirahiim...
</div>
<div>
<br />
</div>
<div>
Ya Allah..ternyata saat saya tiba lokasi sekitar kabah sedang dipel dengan berputar dan dibatasi oleh pembatas warna kuning...dan luar biasa...hanya ada beberapa ibu-ibu tua yang sedang asyik mencium hajar aswad...akupun mendekat....dan cup cup cup....mudah sekali...gak harus berdesak-desakan sampai berdarah....kamipun sempat berlama-lama tanpa dimarahi oleh Askar, polisi arab yang tinggi besar itu...akupun gak kuat untuk menangis....kesombongan memang bukan solusi...menyesal rasanya diri...didepan rumah Allahpun masih bisa sombong..apalagi jauh dari rumah Allah...
</div>
<div>
<br />
</div>
<div>
<br />
</div>
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//171/saatku-sombong-didepan-hajar-aswad-masjidil-haram"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>SalamWorld.com Bakal Menggantikan Facebook untuk Muslim?</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//170/salamworldcom-bakal-menggantikan-facebook-untuk-muslim</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//170/salamworldcom-bakal-menggantikan-facebook-untuk-muslim</comments>
   			  <pubDate>Sun, 18 Dec 2011 05:57:35 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//170/salamworldcom-bakal-menggantikan-facebook-untuk-muslim</guid>
			  <description>Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan informasi dari salah satu teman saya pemilik SalingSapa.com bahwa akan ada semacam pertemuan para penggagas SalamWorld.com dengan Majelis Ulama Indonesia di Jakarta, bahkan acanya dibuat live oleh SalingSapaTV. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Beberapa waktu yang lalu saya mendapatkan informasi dari salah satu teman saya pemilik SalingSapa.com bahwa akan ada semacam pertemuan para penggagas SalamWorld.com dengan Majelis Ulama Indonesia di Jakarta, bahkan acanya dibuat live oleh SalingSapaTV. Satu hal yang membuat saya bangga adalah mimpi SalamWorld yang ingin menjadikan sebuah situs sosial media dengan member 500 juta...waw..setengahnya dari Facebook...Luar biasa....andai saja ada Syahrini mungkin akan bilang &quot;Alhamdulillah yah sesuatu&quot;..
<div>
<br />
</div>
<div>
Dibelakang kebanggaan saya akan mimpi itu, jujur diri ini menyimpan banyak pertanyaan mengingat saya sendiri bergelut di dunia Sosial Network muslim mulai tahun 2003 begitu sulitnya menumbuhkan situs jenis ini..hehe..mungkin karena kurang ahli yah? atau terlalu idealis? atau juga gak ada investor? ...bisa jadi jawabanya Ya semua...
</div>
<div>
<br />
</div>
<div>
Beberapa hal yang saya sayangkan atas mimpi itu adalah (kali-kali memberikan masukan) bagaimana SalamWorld &quot;memulai&quot; mimpi yang besar itu.&nbsp;
</div>
<div>
<br />
</div>
<div>
Pertama, dari pemilihan nama domain yang terkesan panjang untuk ukuran media yang besar, kenapa tidak mencari yang lebih pendek dengan pelafalan 2 buah suku kata, semisal fasebuk, yahu, gugel...orang akan mudah mengingatnya ketimbang SalamWorld. Beberapa kali saya salah ketik ketika membuka SalamWord...tuh kan salah...maksudnya ketika membuka SalamWorld...kemungkinan-kemungkinan ini yang tetap harus diperhatikan, andai saja nantinya SalamWord..tuh salah lagi....maksud saya SalamWorld dipromosikan secara besar-besaran...situs salamword.com tentu akan menerima imbasnya...alias promosi gratis dari orang yang salah ketik.
</div>
<div>
<br />
</div>
<div>
Membangun sebuah sosial media bukan seperti membalikan telapak tangan...kalaupun dipaksakan seperti membalikan telapak tangan..mungkin diatas telapak tangan itu disimpan 50 kg barbel..alias susah dibalikan...melihat dari pengalaman facebook, yang dibangun secara bertahap...namun konsisten dalam melakukan perbaikan. Saya pikir lebih baik dikembangkan dulu dari pada membangun opini media bahwa akan ada sosial network khusus muslim yang diawali dengan penyuntikan dana 50 juta dollar amerika....sebentar saya hitung yah..kalau kurs itu 9.300 maka setara dengan 465.000.000.000 rupiah..
</div>
<div>
<br />
</div>
<div>
Menggandengn MUI memang hal yang tidak salah, namun sepertinya akan lebih efektif jika menggandeng langsung NU, Muhammadiyah, Persis dan organisasi keislaman lainnya yang memang langsung kena ke komunitasnya, walaupun belum tentu juga effektif. Yang paling efektif jikalau harus menggandeng suatu organisasi atau perseorangan adalah dengan menggandeng Ulamanya. Saya masih ingat ketika salingsapa.com menggandeng Ust. Arifin Ilham, Nasarudin Ummar, Aa Gym dan Yusuf Mansyur yang memang sudah punya komunitas..kalau anggap saja setiap orang punya 1juta fans di Facebook maka ketika mengajak jamaahnya setidaknya ada 4 juta jamaah yang bisa digiring ke Sosial media SalamWord ...ah salah ketik lagi...maksud saya SalamWorld.com
</div>
<div>
<br />
</div>
<div>
Saya iseng untuk mencoba trace dimana server SalamWorld berada...ah ketemu..ternyata disimpan di Rusia...kenapa disimpan dirusia yah?....timbul pertanyaan....sepertinya yang buat salamworld orang rusia mungkin..atau kebetulan saja disimpen dirusia. Pangsa pasar sosial network khususnya muslim adalah Asia Tenggara dimana Indonesia sebagai pengguna terbanyak Facebook dan Twitter...kenapa tidak disimpan di Indonesia saja yah? ketika disimpan di Indonesia mungkin muslim indonesia akan lebih memiliki ketimbang di Rusia, saya pikir Bandwith di Indonesia tidak kalah gede..selain itu orang Indonesia akan lebih cepat aksesnya...sebagai &quot;calon&quot; pengguna terbanyak.
</div>
<div>
<br />
</div>
<div>
Setelah TransCorp mengakuisisi Detik.com, Djarum Super mengakuisis Kaskus, GroupOn mengakuisisi Disdus.com ...saya pikir SalamWord...ah salah lagi...SalamWorld kenapa gak akuisisi saja situs yang &quot;belum gede&quot; untuk dijadikan permulaan..tentu harus memilih situs mana yang layak dikembangkan...
</div>
<div>
<br />
</div>
<div>
Semua yang saya sampaikan diatas hanya sebagai curhat saja...tapi kesemuanya itu tertutup oleh rasa senang saya bahwa ada segelintir orang disana yang ingin membuat sesuatu untuk kebaikan umat...mudah-mudahan bukan untuk membuat facebook tandingan...kalau tolak ukurnya hanya facebook saya pikir akan terus dibawah bayang-bayang facebook...dan semoga juga cepat terealisasi...dan termainten dengan baik nantinya. Muxlim.com adalah salah satu contoh yang mempunyai mimpi itu, namun sampai sekarang belum juga berkembang...mudah-mudahan SalamWorld.com bisa merubah semuanya.
</div>
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//170/salamworldcom-bakal-menggantikan-facebook-untuk-muslim"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Tips Mempromosikan Hasil Creative Teknologi Informasi</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//169/tips-mempromosikan-hasil-creative-teknologi-informasi</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//169/tips-mempromosikan-hasil-creative-teknologi-informasi</comments>
   			  <pubDate>Sat, 15 Oct 2011 22:31:48 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//169/tips-mempromosikan-hasil-creative-teknologi-informasi</guid>
			  <description>Tidak sedikit diantara kita yang bingung ketika sudah mempunyai suatu produk dalam bidang teknologi informasi, bahkan hanya menjadi pemenuh hardisk dikomputer kita. Berikut adalah beberapa tips sederhana, semoga bermanfaat. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <p>
Tidak sedikit diantara kita yang bingung ketika sudah mempunyai suatu produk dalam bidang teknologi informasi, bahkan hanya menjadi pemenuh hardisk dikomputer kita. Berikut adalah beberapa tips sederhana, semoga bermanfaat. 
</p>
<ol style="list-style-type: lower-alpha">
	<li>Lihat segmen pasar yang akan kita sentuh, pasar internasional atau pengguna dari Indonesia? Hal ini akan sangat berpengaruh dengan strategi bisnis dan pricing dari produk kita. Tidak ada salahnya dibuat versi freenya dan dibuat versi berbayarnya.</li>
	<li>Kemas Produk hasil creative kita sebagus mungkin, bila perlu buat semacam browser digital ataupun kalau perlu cetak.</li>
	<li>Deskrispikan dengan lengkap produk hasil creative kita, kalau memungkinkan buat semacam demo produk ataupun orang mudah untuk mendownload aplikasi kita yang versi trial.</li>
	<li>Jika memilih untuk menggunakan internet sebagai media promosi, cari portal-portal yang memungkinkan trafiknya tinggi dan usernya banyak sehingga akan semakin mudah dikenal orang.</li>
	<li>Tidak ada salahnya kita membuat website juga, yang memperkenalkan produk, portofolio kita dan juga contact yang bias dihubungi.</li>
	<li>Tampilkan sebanyak mungkin testimonial baik yang pernah menggunakan produk kita.</li>
	<li>Manfaatkan Social media untuk promosi kita dengan menshare halaman web produk kita.</li>
</ol>
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//169/tips-mempromosikan-hasil-creative-teknologi-informasi"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Memasang Gambar, Judul dan Deskripsi pada Facebook Share</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//168/memasang-gambar-judul-dan-deskripsi-pada-facebook-share</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//168/memasang-gambar-judul-dan-deskripsi-pada-facebook-share</comments>
   			  <pubDate>Wed, 22 Jun 2011 06:11:54 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//168/memasang-gambar-judul-dan-deskripsi-pada-facebook-share</guid>
			  <description>Facebook memang menjadi daya tarik tersendiri untuk urusan memperbanyak kunjungan, bagaimana tidak, dengan hadirnya facebook share membuat kita semakin mudah saja untuk memasang link di website kesayangan kita di facebook sehingga memungkinkan teman-teman kita untuk mengunjungi web kita, [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Facebook memang menjadi daya tarik tersendiri untuk urusan memperbanyak kunjungan, bagaimana tidak, dengan hadirnya facebook share membuat kita semakin mudah saja untuk memasang link di website kesayangan kita di facebook sehingga memungkinkan teman-teman kita untuk mengunjungi web kita, namun terkadang facebook mengambil judul, gambar dan deskripsi website kita dengan benar, yaa namanya juga mesin. Oleh karena itu facebook ternyata sudah membuat dokumentasi supaya website ataupun URL yang dishare secara otomatis memberikan informasi kepada facebook.<br />
<br />
<span><span class="hps">Dalam istilahnya Facebook memberikan dokumen seperti ini adalah Open Graph, Untuk</span> <span class="hps">mengubah halaman</span> <span class="hps">web Anda</span> <span class="hps">menjadi Open Graph</span><span>,</span> <span class="hps">Anda harus</span> <span class="hps">menambahkan tag</span> <span class="hps">Buka</span> <span class="hps">Grafik</span> <span class="hps">&lt;meta&gt;</span> <span class="hps">protokol dan</span> <span class="hps">tombol</span> <span class="hps">Seperti untuk</span> <span class="hps">halaman Web</span> <span class="hps">Anda</span><span>.</span><br />
<br />
 <span class="hps">Tag</span> <span class="hps">memungkinkan Anda untuk menentukan</span> <span class="hps">informasi</span> <span class="hps">terstruktur tentang</span> <span class="hps">halaman</span> <span class="hps">web Anda</span><span>.</span> <span class="hps">Semakin banyak informasi yang</span> <span class="hps">Anda berikan</span><span>, semakin banyak peluang</span> <span class="hps">halaman web</span> <span class="hps">Anda</span> <span class="hps">dapat</span> <span class="hps">muncul</span> <span class="hps">dalam Facebook</span> <span class="hps">saat ini dan di</span> <span class="hps">masa depan</span><span>.</span> <span class="hps">Berikut</span> <span class="hps">ini adalah contoh untuk</span> <span class="hps">halaman</span> <span class="hps">film yang akan dishare ke facebook :</span></span><br />
<br />
<pre>
&lt;html xmlns=&quot;http://www.w3.org/1999/xhtml&quot;
xmlns:og=&quot;http://ogp.me/ns#&quot;
xmlns:fb=&quot;http://www.facebook.com/2008/fbml&quot;&gt;
&lt;head&gt;
&lt;title&gt;The Rock (1996)&lt;/title&gt;
&lt;meta property=&quot;og:title&quot; content=&quot;The Rock&quot;/&gt;
&lt;meta property=&quot;og:type&quot; content=&quot;movie&quot;/&gt;
&lt;meta property=&quot;og:url&quot; content=&quot;http://www.imdb.com/title/tt0117500/&quot;/&gt;
&lt;meta property=&quot;og:image&quot; content=&quot;http://ia.media-imdb.com/rock.jpg&quot;/&gt;
&lt;meta property=&quot;og:site_name&quot; content=&quot;IMDb&quot;/&gt;
&lt;meta property=&quot;fb:admins&quot; content=&quot;USER_ID&quot;/&gt;
&lt;meta property=&quot;og:description&quot;
content=&quot;A group of U.S. Marines, under command of
a renegade general, take over Alcatraz and
threaten San Francisco Bay with biological
weapons.&quot;/&gt;
...
&lt;/head&gt;
...
&lt;/html&gt;
</pre>
<address>
</address>
<p>
Jika beberapa meta diatas sudah kita lengkapi, maka ketika kita share difacebook otomatis akan memberikan informasi kepada facebook dengan benar maka akan menghasilkan gambar seperti dibawah ini:
</p>
<p>
&nbsp;
</p>
<img src="../medias/open-graph-profile.png" alt="Open Graph Facebook" width="588" height="174" /><br />
<span><span class="hps">Untuk beberapa</span> object<span>, masuk akal</span> <span class="hps">untuk menentukan</span> <span class="hps">meta data</span> <span class="hps">tambahan, seperti</span> <span class="hps">lokasi</span> <span class="hps">restoran</span><span>.</span> Kita <span class="hps">dapat menambahkan sebanyak</span> <span class="hps">banyak</span> <span class="hps">og</span><span>:</span><span class="atn">-</span><span>diawali</span> <span class="hps">properti</span> <span class="hps">seperti yang kita inginkan</span> <span class="hps">untuk menyediakan</span> <span class="hps">konteks tambahan</span> <span class="hps">tentang halaman</span> <span class="hps">web kita</span><span>.</span> </span><br />
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//168/memasang-gambar-judul-dan-deskripsi-pada-facebook-share"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Perang Cyber, Perang Masa Depan</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//167/perang-cyber-perang-masa-depan</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//167/perang-cyber-perang-masa-depan</comments>
   			  <pubDate>Fri, 27 May 2011 22:42:47 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//167/perang-cyber-perang-masa-depan</guid>
			  <description>Perang Dunia pertama dan kedua memang sudah berakhir, namun banyak orang memprediksikan bahwa perang akan terus berlanjut, hanya saja perang kali ini tidak mengharuskan seorang prajurit untuk membawa senjata dan juga mengendari tank-tank tempur dan juga pesawat penghancur melainkan sebuah perang yang memanfaatkan kecanggihan teknologi khususnya teknologi internet [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Perang Dunia pertama dan kedua
memang sudah berakhir, namun banyak orang memprediksikan bahwa perang akan
terus berlanjut, hanya saja perang kali ini tidak mengharuskan seorang prajurit
untuk membawa senjata dan juga mengendari tank-tank tempur dan juga pesawat
penghancur melainkan sebuah perang yang memanfaatkan kecanggihan teknologi
khususnya teknologi internet. Diperkirakan dimasa mendatang, semua
infrastruktur terhubung dengan jaringan internet bahkan untuk infrastruktur
stategis. Dalam film Die Hard yang terakhir saja digambakan bagaimana seorang
hacker mampu mengendalikan lampu lalulintas hingga membuat kekacauan dijalan,
membajak jaringan stasion televisi hingga bisa melakukan siaran dari manapun
hingga masuk kedalam jaringan vital seperti pusat komando militer hingga
jaringan rahasia sebuah Negara.<br />
<br />
Perang cyber akan terjadi oleh
banyak hal, bisa dari perseteruan nyata yang terjadi dunia nyata dan berujung
pada saling serang didunia maya yang kemudian perang seperti ini disebut
sebagai perang cyber atau cyberwar. Masih ingat dalam benak kita beberapa waktu
yang lalu ketika terjadi ketegangan antara Indonesia dan Malaysia sehingga
terjadi saling serang di dunia maya dengan melakukan deface terhadap kedua
belah pihak, situs situs pemerintahan Malaysia kontan menjadi bulan-bulanan komunitas
underground Indonesia, pun sebaliknya ada situs milik Indonesia yang menjadi
korban deface orang Malaysia.<br />
<br />
Hal lain yang dapat menyebabkan
perang cyber adalah rasa ketidakpuasan, rasa kebencian suatu komunitas di
Negara tertentu terhadap suatu kebijakan Negara lain. Komunitas underground
Indonesia pernah melakukan deface besar-besaran kepada situs-situs milik Israel
sebagai bentuk perlawanan terhadap keputusan Israel untuk menyerang Negara
Arab. &nbsp;Baru-baru , Perdana Menteri Israel
Binyamin Netanyahu mengumumkan berdirinya badan publik untuk menghadapi
kemungkinan <em>Cyberwar</em> yang dilancarkan oleh
hacker Arab terhadap Israel yang bertujuan untuk menonaktifkan fasilitas
strategis yang dimiliki Israel.<br />
<br />
Netanyahu menyebutkan bahwa serangan terhadap
jaringan pengendalian fasilitas strategis benar-benar bisa melumpuhkan Israel,
menekankan bahwa bahaya ini bisa mengancam Israel secara serius di masa depan.<br />
<br />
Netanyahu memperingatkan bahwa serangan tersebut
dapat mempengaruhi listrik, air, komunikasi, kartu kredit dan sektor
transportasi, mengatakan bahwa semua sektor penting di Israel telah
terkomputerisasi, yang menempatkan mereka pada risiko<br />
<br />
Situs Wikileaks yang ramai beberapa
waktu yang lalu yang melakukan blowup besar-besaran tentang rahasia dari
berbagai Negara ternyata didukung oleh hacker-hacker yang siap melakukan perang
cyber. Hacker-hacker anonimus pendukung Wikileaks bergerilya di dunia maya
menyerang pihak-pihak yang menghalau kerja Wikileaks. Mereka yang diancam oleh
hacker antara lain situs Paypal, Visa, Mastercard, bank Swiss, bahkan situs
jejaring sosial twitter. Hacker yang mendeklarasikan perang cyber ini menjuluki
dirinya &quot;hacktivists&quot;.<br />
<br />
Akhir-akhir ini, Pejabat Iran
melaporkan bahwa negaranya diserang oleh worm baru yang dijuluki Stars.
Serangan cyber ini diumumkan oleh Gholam Reza Jalali, direktur di lembaga
Passive Defense Organization di Iran dan dinilai didalangi oleh para musuh
Iran. Stars sendiri adalah virus kedua yang menyerang negara Iran, setelah
Stuxnet yang menghantam negara itu pada bulan September. Stuxnet konon
dirancang khusus untuk mengobrak abrik fasilitas nuklir di negara tersebut.<br />
<br />
Unjuk kekuatan ternyata tidak hanya
terjadi pada perang-perang real, pada dunia cyber juga banyak Negara yang
melakukan unjuk kekuatan dengan melakukan penyerangan kepada Negara lain,
semisal China yang disebuat Amerika serikat sering melakukan serangan-serangan
ke jaringan rahasia amerika.<br />
<br />
Biasanya Perang Cyber selalu
dijadikan media bertempur juga saat terjadi invasi satu negera ke Negara lain,
kemampuan cyber digunakan untuk melemahkan musuh dari sisi teknologi sehingga
memungkinkan untuk melumpuhkan, mencuri strategi bahkan mengendalikan
infrastruktur perang yang terhubung dengan jaringan computer, akan lebih luar
biasa lagi apabila sampai dapat menguasai jaringan satelit yang merupakan pusat
dari jaringan, selain itu Perang Cyber juga bisa berjalan dengan sendirinya
tanpa ada kontak fisik antara kedua belah pihak yang berperang, biasanya perang
ini ditandai dengan saling berkirim worm, virus hingga melakukan
serangan-serangan langsung kepada jaringan penting.<br />
<br />
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//167/perang-cyber-perang-masa-depan"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Mengenal Istilah Hacker Versus Cracker</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//166/mengenal-istilah-hacker-versus-cracker</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//166/mengenal-istilah-hacker-versus-cracker</comments>
   			  <pubDate>Fri, 27 May 2011 22:39:46 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//166/mengenal-istilah-hacker-versus-cracker</guid>
			  <description>Penggunaaan computer hampir disemua aspek kehidupan menimbulkan kehidupan social baru sebagai implikasi dari sebuah keterbukaan apalagi setelah internet muncul dan menjadi bagian dalam masyarakat modern. Salah satu implikasi yang timbul dari perkembangan teknologin computer adalah munculnya hacker dan cracker [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Penggunaaan computer hampir disemua aspek kehidupan menimbulkan kehidupan
social baru sebagai implikasi dari sebuah keterbukaan apalagi setelah internet
muncul dan menjadi bagian dalam masyarakat modern. Salah satu implikasi yang timbul
dari perkembangan teknologin computer adalah munculnya hacker dan cracker.
Banyak orang yang tidak tahu perbedaan mendasar antara hacker dan cracker
sehingga menyebut kegiatan yang tidak lajim dalam dunia computer dan cenderung
negative adalah ulah hacker.<br />
<br />
Hacker muncul pada awal tahun 1960-an diantara para anggota organisasi
mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial
Massachusetts Institute of Technology (MIT). Kelompok mahasiswa tersebut
merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka
beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kali muncul
dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam
bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik dari yang
telah dirancang bersama. Kemudian pada tahun 1983, analogi hacker semakin
berkembang untuk menyebut seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan
menguasai sistem komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya
FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee
AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker
tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer
milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium
Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan
kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman
masa percobaan.<br />
<br />
Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang
menyebut-nyebut diri hacker, padahal bukan. Pekerjaan kelompok ini adalah
selain membobol sebuah system tapi juga merusaknya, menghapusnya bahkan
mencurinya, kemudian kelompok ini disebut dengan istilah cracker.
Munculnya gejala social baru inilah sehingga Kepolisian Republik Indonesia
khususnya membentuk sebuah satuan khusus yaitu unit CyberCrime yang bertugas
menangani kejahatan cyber.<br />
<br />
<strong>Perbedaan Hacker dan Cracker</strong><br />
<br />
Hacker adalah sebutan untuk mereka yang memberikan sumbangan yang
bermanfaat kepada jaringan komputer, membuat program kecil dan membagikannya
dengan orang-orang di Internet.<br />
<br />
Hacker disini artinya, mencari, mempelajari dan mengubah sesuatu untuk
keperluan hobi dan pengembangan dengan mengikuti legalitas yang telah
ditentukan oleh developer game. Para hacker biasanya melakukan
penyusupan-penyusupan dengan maksud memuaskan pengetahuan dan teknik. Rata -
rata perusahaan yang bergerak di dunia jaringan global (internet) juga memiliki
hacker. Tugasnya yaitu untuk menjaga jaringan dari kemungkinan perusakan pihak
luar &quot;cracker&quot;.<br />
<br />
Cracker adalah sebutan untuk mereka yang masuk ke sistem orang lain dan
cracker lebih bersifat destruktif, biasanya di jaringan komputer, mem-bypass
password atau lisensi program komputer, secara sengaja melawan keamanan
komputer, men-deface (merubah halaman muka web) milik orang lain bahkan hingga
men-delete data orang lain, mencuri data dan umumnya melakukan cracking untuk
keuntungan sendiri, maksud jahat, atau karena sebab lainnya karena ada tantangan.
Beberapa proses pembobolan dilakukan untuk menunjukan kelemahan keamanan
sistem.<br />
<br />
<strong>Beberapa Kasus Hacking</strong><br />
<br />
Kita sering menjumpai kasus-kasus hacking diluar negeri dengan begitu
hebatnya, mulai dari pencurian data hingga pengrusakan pada perangkat seperti
Game Console hingga handphone. Di Indonesia sendiri kasus hacking sudah cukup
banyak, masih terlintas di ingatan kita ketika Deni Firmansyah, seorang
konsultan Teknologi Informasi di Jakarta berhasil membobol situs milik Komilisi
Pemilihan Umum yang saat itu sedang melakukan tabulasi nasional secara online.
Deni berhasil mengganti nama-nama partai peserta pemilu dengan nama unik
seperti Partai Jambu, Partai Kolor Ijo dan yang lainnya dengan menggunakan SQL
Injection.<br />
<br />
Kasus pembobolan situs Kepolisian Republik Indonesia beberapa waktu yang
lalu juga bahkan masih hangat diingatan kita, seseorang berhasil mendeface atau
mempermak beberapa halaman di situs utama POLRI dengan pesan yang mengatas
namakan agama tertentu. Hal tersebut tidak hanya dilakukan kepada POLRI saja
melainkan kepada situs LEMHAMNAS dan juga Pertamina.<br />
<br />
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//166/mengenal-istilah-hacker-versus-cracker"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Tips Terhindar dari Pembajakan Account Facebook</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//165/tips-terhindar-dari-pembajakan-account-facebook</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//165/tips-terhindar-dari-pembajakan-account-facebook</comments>
   			  <pubDate>Fri, 27 May 2011 22:36:48 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//165/tips-terhindar-dari-pembajakan-account-facebook</guid>
			  <description>Pengguna Facebook yang semakin hari semakin bertambah membuat semakin besar saja website milik Mark Zuckerberg ini, di Indonesia saja penggunanya sudah menjacapai lebih dari 35 juta orang sehingga menempatkan Indonesia sebagai pengguna Facebook terbanyak kedua setelah Amerika Serikat. Pengguna Facebook Indonesia diisi oleh beragam usia dan tingkat pendidikan, sehingga sangat rentan terjadi pembajakan [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Pengguna Facebook yang semakin hari semakin bertambah membuat semakin besar
saja website milik Mark Zuckerberg ini, di Indonesia saja penggunanya sudah
menjacapai lebih dari 35 juta orang sehingga menempatkan Indonesia sebagai
pengguna Facebook terbanyak kedua setelah Amerika Serikat. Pengguna Facebook
Indonesia diisi oleh beragam usia dan tingkat pendidikan, sehingga sangat
rentan terjadi pembajakan, pencurian <em>account</em>
Facebook itu sendiri yang berimplikasi pada keamanan data dan <em>privacy</em> pemilik account. Berikut
Beberapa tips yang bisa digunakan untuk mencegah pencurian dan pembajakan <em>account</em> Facebook kita .<br />
<br />
Pertama, pastikan username dan password yang kita gunakan benar-benar aman,
jika kita terpaksa harus menggunakan email utama yang biasa kita gunakan untuk
mendaftar di Facebook, gunakanlah password yang aman, tidak mudah ditebak oleh
orang lain. Disarankan untuk menggunakan kombinasi huruf dan angka, akan lebih
bagus jika dikombinasikan dengan simbol yang ada. Akan lebih baik jika kita
melakukan perubahan password secara berkala.<br />
<br />
Kedua, ketika kita akan login Facebook menggunakan browser di computer,
pastikan URL atau alamat Facebooknya benar, jangan sampai kita terjebak dalam
situs <em>tiposite</em>. <em>Tiposite</em> merupakan sebuah situs palsu yang tampilannya dibuat
seolah-olah seperti Facebook. Modus <em>tiposite</em>
biasanya meminta user untuk login terlebih dahulu, dengan begitu username dan
password bisa disimpan dalam database <em>tiposite</em>,
setelah login baru <em>tiposite</em> akan
mengarahkan user ke Facebook aslinya sehingga kita sebagai korban tidak
menyadari bahwa <em>account</em> Facebook kita
telah dicuri. Cara mudah untuk membedakan mana situs asli dan palsu hanya
dilihat dari URL-nya saja. Pastikan alamatnya adalah facebook.com dengan
diawali protocol <em>https</em> yang digunakan
untuk mengenkrispi saat pengiriman data.<br />
<br />
Ketiga, banyaknya aplikasi dan game yang menarik di Facebook membuat kita
lupa bahwa semua itu bukan buatan Facebook, melainkan oleh pihak ketiga. Oleh
karena itu kita harus lebih selektif memilih aplikasi atau game apa yang akan
kita ikuti, quiz-quiz yang menarik, aplikasi yang lucu-lucu membuat lupa kita
bahwa kita akan memberikan data dan informasi kita kepada pembuat aplikasi
tersebut. Hal lain yang harus kita hindari adalah mengklik URL aneh yang
dikirimkan teman-teman kita melewati chating ataupun message. Bisa jadi account
Facebook teman kita telah dibajak dan mencoba untuk membajak juga account milik
kita.<br />
<br />
Keempat, Jika kita menggunakan Facebook diluar computer pribadi seperti
diwarnet, internet corner pastikan bahwa computer yang kita gunakan aman, aman
tidaknya sebenernya cukup sulit untuk dilihat secara kasat mata, namun demikian
kita bisa berinternet di warnet langganan kita atapun tempat yang biasa kita gunakan.
Setelah menggunakan Facebook, jangan lupa untuk melogout dan keluar dari Facebook,
akan sangat bermanfaat lagi jika kita membersihakan <em>private data</em> yang sebelumnya tersimpan dikomputer, seperti yang
bisa kita lakukakan saat menggunakan <em>Mozilla
firefox</em>, kita tinggal pilih menu <em>tools</em>
kemudian <em>clear private data</em>, dengan
demikian orang setelah kita tidak akan melihat <em>log account </em>yang pernah kita gunakan.<br />
<br />
Kelima, keamanan email sangat berkaitan erat dengan keamanan facebook kita,
oleh karena itu penggunaan email juga harus benar-benar aman. Ketika email kita
terbajak maka akan sangat mudah untuk membajak account facebook kita, semisal
dengan mereset password kemudian login. Namun, ketika facebook kita terbajak
bisa jadi email kita masih aman dan kita bisa mereset ulang password jika
pembajak tidak merubahnya.<br />
<br />
Keenam, biasanya facebook yang kita gunakan tidak hanya dari computer kita
saja, bisa juga dari gadget yang kita gunakan. Jika suatu saat gadget kita
hilang, segeralah untuk merubah informasi account facebook kita dan email kita
sehingga walaupun gadget kita sirna tetapi email dan facebook kita tetap aman.<br />
<br />
Ketujuh, luangkan waktu untuk membaca -baca berita tentang perkembangan
teknologi ataupun menonton tayangan yang membahas tentang teknologi, khususnya
yang berhubungan dengan facebook dan keamanannya, dengan begitu kita akan
selalu updates dengan informasi yang terbaru agar bisa kita implementasikan
untuk menjaga dan mengamankan facebook kita.<br />
<br />
Jika account facebook kita terbajak, hal pertama yang harus dilakukan
adalah mengamankan email kita, barangkali masih bisa digunakan, selanjutnya
adalah dengan melaporkan kepada facebook dengan mengunjungi dan mengisi form di
<a href="http://www.facebook.com/help">http://www.facebook.com/help</a> dan yang terakhir tidak ada salahnya kita meminta bantuan teman kita yang
kita percaya dan mempunyai kemampuan teknis untuk mengembalikan account
facebook kita sehingga kita tetap bisa berfacebook ria dengan aman.<br />
<br />
Tulisan Ini Tayang di Harian <strong>Pikiran Rakyat</strong> Jabar Tanggal 26 Mei 2008<br />
<br />
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//165/tips-terhindar-dari-pembajakan-account-facebook"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Kriteria Terbaik Web Design dan Infrastruktur Penunjangnya</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//164/kriteria-terbaik-web-design-dan-infrastruktur-penunjangnya</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//164/kriteria-terbaik-web-design-dan-infrastruktur-penunjangnya</comments>
   			  <pubDate>Sat, 07 May 2011 18:43:33 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//164/kriteria-terbaik-web-design-dan-infrastruktur-penunjangnya</guid>
			  <description>Performa website sangat tergantung dari berbagai sisi yang ada dibelakangnya mulai dari desain, database, pemograman hingga infrastruktur selain kekuatan akan content yang disajikan. Berikut ini coretan-coretan kecil yang coba saya buat untuk kriteria terbaik web desain dan infrastruktur sebuah website. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Performa website sangat tergantung dari berbagai sisi yang ada dibelakangnya mulai dari desain, database, pemograman hingga infrastruktur selain kekuatan akan content yang disajikan. Berikut ini coretan-coretan kecil yang coba saya buat untuk kriteria terbaik web desain dan infrastruktur sebuah website.<br />
<br />
<strong>Desain</strong><br />
<ul>
	<li>Desain harus menggunakan XHTML yang tersupport oleh hampir seluruh browser yang ada sekarang. Disarankan dibangun dengan metode tables sehingga akan memudahkan optimasi Search Engine.</li>
	<li>XHTML untuk desain PesonaEdu harus valid jika ditest menggunakan HTML Validator yang disesiakan oleh W3C.</li>
	<li>Desain  halaman web PesonaEdu harus didukung dengan CSS minimal CSS2 untuk menghasilkan desain yang lebih menarik dan didukung oleh browser.</li>
	<li>Desain harus Crossbrowser baik dari tampilan maupun fitur yang ada didalamnya seperti penggunaan Java Script atau plugins tambahan.</li>
	<li>Desain yang dibuat harus menggunakan prinsip Balance Oriented dimana orientasi desain harus berimbang antara keindahan desain dan orientasi SEO.</li>
	<li>Model penggunaan URL yang dibangun menggunakan model SE Friendly dengan mengurangi symbol-symbol pemograman sehingga mudah dibaca dan diingat.</li>
	<li>Desain yang dibagun harus tetap memperhatikan kecepatan akses dibrowser client.</li>
	<li>Desain yang dibangun sebaiknya terdiri dari dua jenis desain yaitu desain untuk full version dan mobile version.</li>
</ul>
<p>
<br />
<strong>Programming</strong>
</p>
<ul>
	<li>Bahasa pemograman yang digunakan harus dapat di dukung oleh infrastruktur yang bagus dan mudah dalam implementasi, pengembangan serta backup.</li>
	<li>Program yang dibangun harus mendukung pemisahan antara layer logic dan presentasi, hal ini memudahkan dalam pengembangan dan perubahan desain. Contoh pemisahan layer logic menggunakan PHP , Java, ASP dan Presentasi menggunakan Template Enggine seperti Smarty.</li>
	<li>Program disarankan menggunakan system MVC atau Model View dan Controller.</li>
	<li>Pemograman yang dibangun harus dapat menjembatani  backend database yang menggunakan system replikasi ataupun master slave.</li>
	<li>Program harus dapat mendeteksi secara otomatis user agent (browser ) yang digunakan client, dengan seperti itu program bisa memberikan pilihan template yang digunakan di layer presentasi, apakah versi full atau versi mobile.</li>
	<li>Program harus dapat menjembatani komunikasi dengan system lain yang berbeda platform seperti menggunakan API atau teknologi SOAP.</li>
	<li>Penyusunan program harus tetap memperhatikan kecepatan eksekusi program dengan berkombinasi dengan penggunaan database yang baik serta pemilihan desain yang sesuai.</li>
	<li>Security program harus diperhatikan, disarankan dengan menyesuaikan dengan level security yang terpasang di webserver. Jika menggunakan PHP, keamanan standard harus diperhatikan seperti keamanan variable, anti SQL injection, manajemen file.</li>
</ul>
<p>
<strong><br />
</strong>
</p>
<p>
<strong>Database</strong>
</p>
<ul>
	<li>Database yang digunakan harus dapat mengakomodasi  trafik dan transaksi besar yang masuk baik dipasang secara standalone maupun menggunakan konsep replikasi.</li>
	<li>Database yang dipakai harus mudah dalam implementasi, pengembangan serta backup dan compatible dengan programming yang dipakai.</li>
	<li>Database yang digunakan harus mudah dalam maintenance ketika ada kerusakan table ataupun data, termasuk backup dan replikasi.</li>
</ul>
<p>
<strong><br />
</strong>
</p>
<p>
<strong>Infrastruktur Server</strong>
</p>
<ul>
	<li>Server yang digunakan dapat mengimplementasikan infrastruktur enterprise, minimal ada 3 buah server, 1 buah server untuk webserver, untuk database server dan untuk backup server.</li>
	<li>Server yang digunakan disarankan dengan kualitas dan spesifikasi yang tinggi namun tetap memperhatikan system operasi yang dipakai supaya tetap compatible.</li>
	<li>Sistem operasi yang digunakan harus stabil dan aman, mudah untuk melalukan patch ataupun update keamanan. Disarankan menggunakan Linux.</li>
	<li>Server yang dipakai harus mudah dalam maintenance, upgrade hardware dan juga recovery saat ada kerusakan.</li>
</ul>
<br />
Point - point diatas masih banyak yang belum tersebutkan, namun secara garis besar dapat mewakili kriteria dasar yang harus dipenuhi untuk menghasilkan sebuah website dengan perform terbaik.<br />
<p>
&nbsp;
</p>
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//164/kriteria-terbaik-web-design-dan-infrastruktur-penunjangnya"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Internet Effect, Mendulang Popularitas Melaui Internet</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//163/internet-effect-mendulang-popularitas-melaui-internet</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//163/internet-effect-mendulang-popularitas-melaui-internet</comments>
   			  <pubDate>Sat, 30 Apr 2011 06:54:13 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//163/internet-effect-mendulang-popularitas-melaui-internet</guid>
			  <description>Menjadi terkenal bagi sebagian orang memang teramat sulit, bahkan ada yang berjuang bertahun-tahun untuk sampai dikenal banyak orang, namun akhir-akhir ini banyak pemberitaan yang memberikan gambaran ada pula yang begitu mudah dikenal orang, tidak hanya dalam satu kota namun bisa seluruh Indonesia. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Menjadi terkenal bagi sebagian orang memang teramat sulit, bahkan ada yang berjuang bertahun-tahun untuk sampai dikenal banyak orang, namun akhir-akhir ini banyak pemberitaan yang memberikan gambaran ada pula yang begitu mudah dikenal orang, tidak hanya dalam satu kota namun bisa seluruh Indonesia. Salah satu yang membuat seseorang itu terkenal adalah adanya Internet Effect atau efek dari keberadaan internet.
<p>
Internet Effect terjadi karena pengguna internet di Indonesia semakin hari semakin bertambah, selain itu peran social media yang ada semakin memudahkan orang untuk mendulang popularitas dalam waktu kurang dari satu minggu. Pemberitaan yang masih hangat ditelinga kita adalah bagaimana secara cepat Briptu Norman, seorang anggota kepolisian dari Gorontalo dikenal banyak orang. Briptu Norman menjadi dikenal banyak orang setelah video lipsing sebuah lagu india diunggah ke Youtube. Kedahsyatan jejaring social membuat video ini banyak yang melihat hingga sampailah kabar ini ke media Televisi yang membuat semakin terkenalnya Briptu Norman.
</p>
<p>
Popularitas yang sama juga didapatkan oleh Shinta dan Jojo, dua mahasiswa asal Bandung yang mengunggah video lipsing sebuah lagu dangdut ke youtube yang disambut dengan banyaknya posting-an tentang keduanya di situs forum Kaskus dan berujung jadinya Shinta dan Jojo selebriti yang menghiasi media televisi. Kejadian serupa tidak hanya terjadi di dunia entertainment saja ternyata, pemberitaan anak kecil pengembang social network asal bandung, anak kecil pembuat antivirus asal Bandungpun ikut mendapatkan berkah dari adanya Internet Effect.
</p>
<p>
Internet Effect sendiri pernah menjadi salah satu andalan beberapa kandidat politik dalam berkampanye, seperti yang dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat saat ini, Obama. Obama memanfaatkan berantai dari internet dalam menjaring calon pemilihnya. Peristiwa lain yang pernah terjadi di Indonesia adalah saat kasus Prita Mulyasari dengan salah satu rumah sakit merebak di kalangan pengguna Facebook, hal sama juga terjadi ketika terjadi kasus Bibit Candra, ribuan pendukung keduanya membuat semakin terasa bagaimana kedahsyatan Internet.
</p>
<p>
<strong>Waspadai Sisi Negatifnya</strong>
</p>
<p>
Pengguna internet Indonesia yang ditaksir melampaui 50 juta orang membuat pemberitaan yang unik di internet akan cepat beredar luas. Beberapa kasus diatas memang bisa digolongkan kedalam peristiwa positif walaupun masih menjadi pro dan kontra. Selain memberikan effect Positif, internet juga memberikan effect negative yang harus diwaspadai. Ketika diantara kita melakukan kegiatan negative di internet dan membuat orang tertarik untuk mengetahuinya maka pertanda buruk akan terjadi dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, seminimal mungkin untuk tidak mengupload content-content yang negative yang dapat merusak diri kita sendiri. Beberapa kasus membuktikan bagaimana internet dapat membuat orang masuk penjara dan dikucilkan dari masyarakat gara-gara video dan foto tak senonohnya muncul di internet.
</p>
<p>
Penyebaran informasi yang sangat cepat ini juga banyak dimanfaatkan hacker untuk menjalankan aksinya, tidak sedikit informasi yang menyebar dibumbui dengan malware yang dapat membahayakan computer kita. Tidak sedikit computer yang menjadi korban, mulai dari system yang error hingga kehilangan data akibat mudahnya seseorang dipandu untuk mengklik URL tipuan yang seolah-olah informasi penting yang tersebar secara cepat.
</p>
<p>
<br />
<strong>Manfaatkan Sisi Positif Internet Effect</strong>
</p>
<p>
Jika kita mempunyai bisnis ataupun usaha, ataupun memiliki sesuatu yang dirasa perlu untuk diperkenalkan kepada orang banyak, sekarang adalah saat yang tepat untuk memanfaatkan internet untuk mendongkrak promosi kita.
</p>
<p>
Hal yang bisa dilakukan dalam memanfaatkan internet effect dari sisi positifnya adalah dengan menggunakan internet sebagai media promosi, iklan online yang bisa jadi kita tidak harus banyar melainkan memanfaatkan efek berantai dari penyebaran informasi itu. Cara yang mudah ditempuh adalah dengan memanfaatkan situs-situs yang memiliki komunitas yang besar sehingga internet effect akan sangat terasa seperti Facebook, Twitter, Youtube dan yang lainnya. Kita juga bisa memanfaatkan media local seperti Kaskus dan media lain yang memiliki member ratusan ribu hingga jutaan, dengan cara membuat sesuatu yang unik, lucu, mengundang penasaran orang lain maka informasi yang ingin kita sampaikan akan menyebar dengan sendirinya.
</p>
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//163/internet-effect-mendulang-popularitas-melaui-internet"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Berinteraksi dengan Televisi Lewat IPTV</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//162/berinteraksi-dengan-televisi-lewat-iptv</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//162/berinteraksi-dengan-televisi-lewat-iptv</comments>
   			  <pubDate>Thu, 14 Apr 2011 09:16:40 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//162/berinteraksi-dengan-televisi-lewat-iptv</guid>
			  <description>Televisi sejak kelahirannya sudah menjadi salah satu media yang paling banyak digunakan oleh orang, bahkan diawal tahun 2000, banyak sekali stasiun televisi baik lokal maupun nasional bermunculan. Kesemua stasiun televisi itu umumnya dapat disaksikan melalui pesawat televisi dengan teknologi UHF, Satelit atapun kabel.  [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Televisi sejak kelahirannya sudah menjadi salah satu media yang paling
banyak digunakan oleh orang, bahkan diawal tahun 2000, banyak sekali stasiun
televisi baik lokal maupun nasional bermunculan. Kesemua stasiun televisi itu
umumnya dapat disaksikan melalui pesawat televisi dengan teknologi UHF, Satelit
atapun kabel. Model broadcast yang dipakaipun masih satu arah dimana sebuah
Televisi akan menyajikan program atau acara yang mau tidak mau harus ditonton
oleh pemirsanya berikut dengan iklan yang tersisip didalamnya. Ada perkembangan
teknologi mememungkinkan kita bisa interaktif dengan televise yang sedang kita
tonton, teknologi itu bernama IPTV atau Internet Protocol Television.<br />
<br />
<strong>Teknologi Dasar</strong><br />
IPTV merupakan layanan televisi berbasis internet protokol (IP) yang
menggunakan jaringan kabel sebagai penghantarnya. Konsep IPTV berbeda dari
siaran TV melalui kabel atau satelit karena didistribusikan melalui IP.<br />
<br />
Video streaming merupakan teknologi dasar penyusun dari IPTV, bisa bersifat
live yang merupakan broadcast dari sebuah acara yang sedang berlangsung atapun
bersifat ondemand dimana penonton dapat meminta dan memilih program yang sudah
disediakan. Sebagai sebuah video streaming, IPTV akan berjalan normal dan ideal
menggunakan internet broadband dengan minimum kecepatan 4 mbps. Biasanya IPTV
akan dipasangkan menggunakan infrastruktur&nbsp;
DSL (<em>Digital
Subscriber Line) </em><em>ataupun ADSL (</em><em>Asymmetric digital subscriber line)</em><em>.</em><br />
<br />
Sebuah layanan IPTV dapat dinikmati apabila unsur-unsur penyusunnya
sudah ada yaitu server yang merupakan gudang content yang nantinya akan
direquest oleh penonton menggunakan perangkat client dan infrastruktur jaringan
internetnya itu sendiri.<br />
<br />
<strong>Layanan IPTV</strong><br />
Beberapa layanan yang umum dan sudah berkembang di
teknologi IPTV antara lain adalah:<br />
<br />
-&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Broadcast/Live TV</strong>, yaitu layanan siaran televisi yang
dipancarkan oleh stasiun-stasiun televisi umum dan juga sebuah acara-acara
khusus yang telah deprogram sebelumnya, penonton dapat menikmati layanan ini
seperti layanan TV berbayar yang ada sekarang.<br />
<br />
-&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Video and Music on Demand</strong>, yakni suatu siaran video dan musik
berdasarkan permintaan penonton. Layanan ini biasanya adalah layanan berbayar,
dimana penonton akan memilih video dan musik yang ingin diputar, selanjutnya
akan mengurangi nilai simpanan penonton &nbsp;sebelum video tersebut dimainkan. Setiap video
dan musik yang dibayar, akan mempunyai periode waktu tertentu untuk dapat
diputar. Setelah periode waktu berakhir, penonton harus membayar kembali agar
dapat memutar video dan musik tersebut. Namun tentunya model penarifan
tergantung operator sebagai penyelengara layanan.<br />
<br />
-&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>News on Demand</strong>, yaitu layanan siaran berita sesuai permintaan penonton.
User dapat memilih siaran suatu berita tertentu yang ingin dilihat, selanjutnya
sistem IPTV akan memutar siaran yang dipilih tersebut.<br />
<br />
-&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Game Online</strong>, bagi
sebagai operator IPTV yang sudah ada layanan ini memungkinkan untuk dijalankan,
apalagi set top box sebagai pesawat penerima layanan tidak terpaku pada sebuah
vendor, bahkan Xbox pun dapat digunakan untuk menjalankan layanan IPTV. <br />
<br />
-&nbsp;&nbsp;&nbsp; <strong>Home Shopping</strong>,
layanan ini yang tidak dapat ditemukan dilayanan televisi yang ada saat ini
dimana penonton dapat memesan sebuah barang yang umumnya berupa makanan,
biasanya operator akan bekerjasama dengan layanan kurir atapun restaurant
khusus yang menyediakan layanan antar makanan.<br />
<br />
<strong>Kelebihan IPTV</strong><br />
<br />
Penggunakan jaringan dalam tekenlogi IPTV membuat layanan ini memiliki
lebih banyak kelebihan. User lebih mudah diverifikasi, bisa disediakan <em>digital
rights management</em> (DRM) dan <em>electronic program guide</em> (EPG) serta
chanel dan konten bisa disesuaikan.Sistem IP yang menyediakan metode universal
konektifitas dua arah, membuat IPTV bisa menyediakan konten lebih interaktif.
Oleh sebab itu, IPTV dinilai bisa sebagai sarana siaran masa depan.<br />
<br />
IPTV mampu
berkembang pesat beberapa tahun terakhir, didorong oleh investasi perusahaan
telekomunikasi karena lebih murah dari segi biaya dibandingkan bentuk siaran
konvensional. Selain itu operator juga berusaha untuk mengeksploitasi pasar baru.<br />
<br />
Perkembangan
pesat IPTV didukung oleh pertumbuhan internet broadband. Lembaga Light Reading
Insider menghitung ada 4,5 juta perangkat set top box untuk IPTV yang terjual
di Eropa dan Amerika Utara dan jumlahnya terus bertambah. IPTV juga menjadi fenomena global. Terutama di Asia
Pasifik karena tumbuh pesat dengan lebih dari 3 juta pelanggan IPTV dan menjadi
pasar terdepan pada 2008.<br />
<br />
<strong>Kekurangan IP</strong><strong>TV</strong><br />
<br />
Jika melihat pada
infrastruktur yang ada sudah dipastikan bahwa harga yang akan didapat oleh
penonton sebagai enduser saat ini masih relatif mahal mengingat infrastruktur
di Indonesia yang ada belum semuanya support untuk jaringan kabel broadband.
Selain itu kewajiban untuk membeli set top box juga menjadi kendala user untuk
lebih murah mendapatkan layanan ini dengan maksimal.<br />
<br />
Di Indonesia,
layanan IPTV masih terhitung baru dan bahkan regulasi dari pemerintahpun belum
sepenuhnya dapat dijalankan mengingat biaya yang sangat besar yang harus
dikeluarkan oleh Operator untuk menggelar layanan IPTV walaupun ada operator
yang sudah mencoba menggalar layanan ini. Namun demikian perkembangan IPTV
sebagai media penyiaran masa depan akan terus berkembang dan kemungkinan besar
akan segera dapat dinikmati dengan mudah dan murah layaknya kita menonton
televise sekarang ini.<br />
<br />
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//162/berinteraksi-dengan-televisi-lewat-iptv"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Sekali-kali Maksiat Ah... Cuma Sekali Kok</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//161/sekali-kali-maksiat-ah-cuma-sekali-kok</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//161/sekali-kali-maksiat-ah-cuma-sekali-kok</comments>
   			  <pubDate>Sat, 02 Apr 2011 20:56:19 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//161/sekali-kali-maksiat-ah-cuma-sekali-kok</guid>
			  <description>Suatu ketika ada dua orang kakak beradik yang mempunyai kehidupan yang amatlah kontras, keduanya tumbuh dengan lingkungan masing-masih bahkan seolah tidak ada ciri bahwa mereka berdua adalah sebuah keluarga, maklum saking bedanya. Kakaknya yang tua dengan kehidupan agama yang kental sedangkan adiknya dengan kehidupan urak-urakan. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Suatu ketika ada dua orang kakak beradik yang mempunyai kehidupan yang amatlah kontras, keduanya tumbuh dengan lingkungan masing-masih bahkan seolah tidak ada ciri bahwa mereka berdua adalah sebuah keluarga, maklum saking bedanya. Kakaknya yang tua dengan kehidupan agama yang kental sedangkan adiknya dengan kehidupan urak-urakan.<br />
<br />
Kakaknya lebih terlihat rajin dalam beribadah, tak tanggung hampir semua sholat wajib jarang terlewatkan kemasjid, bahkan bisa digolongkan sebagai pemakmur masjid. Kehidupannyapun dikenal ramah dan baik hati, tidak sedikit orang yang menaruh perhatian khusus kepadanya. Namun kehidupannya begitu alim tidak pantas membuat adiknya mengikuti dirinya bahkan kebalikannya.<br />
<br />
Adiknya hidup dengan gaya &quot;modern&quot; kebablasan, kerjaan setiap harinya adalah maksiat&nbsp; dan maksiat, pub-pub malam menjadi tempat favoritnya, tempat karoeke dipusat-pusat kota menjadi singgahannya, kehidupannya dikelilingi wanita-wanita yang cantik dan seksi. Banyak uang memang, karena secara dunia adiknya ternyata lebih sukses dengan mengumpulkan banyak uang.<br />
<br />
Suatu ketika Sang Kakak termenung sejenak, memikirkan langkah hidup yang dijalaninya saat ini. Hidup penuh dengan pujian akibat selendang &quot;kesolehan&quot; yang disandangnya, entah setan darimana tiba-tiba terbersit untuk mengetahui dan mencoba kehidupan adiknya, &quot;Ah saya coba seperti apa sih rasanya maen di pub-pub malam dan tempat karoeke, sekali saja kok...&quot;. Selepas sore diapun berangkat ke suatu pub yang jaraknya tidak jauh dari mesjid, sekitar 1 km. Ternyata tak hanya masuk, lingkungan yang sudah tidak kondusif itu membuat dirinya ada yang menawari rokok, tidak lama setelah merokok, segelas minuman disodorkannya, mabuklah ia, wajar memang karena selama ini tidak pernah sekalipun mabuk.<br />
<br />
Disaat yang sama, sang adikpun ternyata sedang merenung, dia memikirkan apa yang sudah dilakukannya selama ini, entah terlintas dari mana iapun menuju kemesjid dan mengambil air wudlu, sholatlah ia dua rakaat. Setelah itu terlihat tetesan air mata mengalir dari matanya. Merenungi, bertaubat dan minta ampun kepada Allah atas apa yang dia lakukan selama ini. Tak henti -hentinya dalam menangis....tiba tiba..<br />
<br />
Duaaaaaar...bumi bergetar diguncang gempa yang menghancurkan wilayah itu kurang dari 3 menit...<br />
<br />
Setelah gempa reda, warga yang selamatpun bergegas menolong korban-korban yang tertimpa rerentuhan. Alangkah kagetnya warga setelah mengetahui di reruntuhan pub malam itu ada sang kaka yang tewas terhimpit bangunan, tanpa busana dan ditemani seorang wanita yang tewas pula, masih tercium aroma alkohol dimulutnya. Kekagetan warga bertambah setelah ternyata dipuing-puing masjid, ditemukan adiknya meninggal pula dengan keaadaan bersujud yang tidak sempurna akibat menahan beban reruntuhan, sebuah Al Quran tidak jauh dari tangannya.<br />
<br />
Kisah tadi semoga menjadi inspirasi kita, kita tidak tau perhitungan Allah kelak seperti apa, hal yang terpenting untuk kita adalah Janganlah kita turuti keinginan kita untuk melakukan maksiat, bahkan sekalipun. Namun ketika terbersit untuk melakukan kebaikan, maka segeralah melangkah. Mudah-mudahan kita digolongkan kedalam orang-orang yang mati dalam keadaan husnul khatimah dan dijauhkan dari Suul khotimah, Amiin.<br />
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//161/sekali-kali-maksiat-ah-cuma-sekali-kok"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Mapanlah Dulu, Baru Menikah Denganku</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//160/mapanlah-dulu-baru-menikah-denganku</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//160/mapanlah-dulu-baru-menikah-denganku</comments>
   			  <pubDate>Sat, 19 Mar 2011 11:54:32 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//160/mapanlah-dulu-baru-menikah-denganku</guid>
			  <description>Jujur, kata-kata itu masih teringat benar di ingatanku bagaimana seoarang wanita sangat mendambakan seorang laki-laki yang mapan yang dapat menjadi pendamping hidupnya. Mungkin hal inilah yang menyebabkan banyak lelaki yang tidak pede untuk melangkah ke arah pernikahan. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Jujur, kata-kata itu masih teringat benar di ingatanku bagaimana seoarang wanita sangat mendambakan seorang laki-laki yang mapan yang dapat menjadi pendamping hidupnya. Mungkin hal inilah yang menyebabkan banyak lelaki yang tidak pede untuk melangkah ke arah pernikahan. Hal terparah yang mungkin terjadi adalah tidak menikah seumur-umur karena dianggap belum mapan dan lebih sangat parah jika dalam kesendiriannya itu menjadikan ia suka jajan hanya untuk merasakan apa yang orang berkeluarga biasa lakukan, naudzubillah.<br />
<br />
Pengalaman dua kali gagal dalam melangkah membangun keluarga menjadikan diriku berfikir apa memang wanita seperti itu semuanya? sehingga diriku merasa takut untuk memulai kembali? tapi perasaan itu saya buang jauh-jauh dan menggangap semua itu hanya sebuah perjalanan hidup yang akan melengkapi khazanah diri ini, mungkin belum ketemu jodohnya kalau orang bijak mengingatkanku.<br />
<br />
Mapan, kata itu masih mengganjal ditelingaku, apa sebeneranya definisinya? apa ada tolak ukurnya? mungkin pertanyaan itu bisa dijawab oleh orang yang mengataknnya..bisa jadi punya rumah sendiri, punya mobil sendiri, punya perusahaan sendiri atau mungkin mapan bisa digolongkan berdasarkan besarnya gajih yang diterima. Menebak-nebak saja.... kalimat itu akan terasa sangat menyesakan hati kembali bila diikuti dengan &quot;emang bisa biayain hidup aku?&quot; atau &quot;aku mau dikasih makan batu?&quot; ....heemmmm.<br />
<br />
Mapan memang menjadi modal awal yang sangat baik dalam membangun sebuah keluarga namun ada hal yang kadang-kadang terlupakan adalah kriteria seorang imam yang mampu membimbing istri dalam mengarungi hidup. Banyak yang rumah tangga hancur akibat mengedepankan mapan dalam urutan kriteria seorang calon suami...ciaaa...sok bijak.. tapi setelah dipikir-pikir rasanya membangun sebuah keluarga dengan bersama-sama dari 0 rasanya menjadi kebanggaan tersendiri....<br />
<br />
Pernah dicampakan keluarga calon akibat tidak dapat memenuhi persyaratan resepsi pernikahan menjadikan diriku sempat ngedrop dan berfikir...saya harus cari uang duluu yang banyak...baru cari calonnya..... akibatnya...uangnya tidak terkumpul-terkumpul dan calonnyapun tidak kunjung datang. Intropeksi diri? sebenarnya diriku nikah tujuannya apa sih?.....hemmmm...ya ya ya...mungkin ada yang salah dengan niat nikahku...saatnya kembali ke jalan yang lurus...ikhtiar menjadi mapan dan ikhtiar menjemput sang putri yang menjadi istri terbaik bagi diriku dan ibu terbaik bagi anak-anaku, menantu terbaik bagi orang tuaku...dan partner terbaik dalam menempuh hidup bahagia dan akhirat.... bismillah...
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//160/mapanlah-dulu-baru-menikah-denganku"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Merancang Content Website Tours and Travel</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//159/merancang-content-website-tours-and-travel</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//159/merancang-content-website-tours-and-travel</comments>
   			  <pubDate>Sat, 05 Mar 2011 07:24:28 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//159/merancang-content-website-tours-and-travel</guid>
			  <description>Media promosi tidak lagi terbatas pada media cetak dan elektronik berbasis televise dan radio yang cenderung harganya lebih mahal, alternative yang sangat mungkin dijangkau adalah dengan memanfaatkan internet, selain jangkauan yang luas mendunia, internet juga memungkinkan pemilik usaha dan layanan bisa langsung berinteraksi dengan calon client. Salah satu cara yang dilakukan dalam penggunaan internet adalah membangun website. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Media promosi tidak lagi terbatas pada media cetak dan elektronik berbasis televise dan radio yang cenderung harganya lebih mahal, alternative yang sangat mungkin dijangkau adalah dengan memanfaatkan internet, selain jangkauan yang luas mendunia, internet juga memungkinkan pemilik usaha dan layanan bisa langsung berinteraksi dengan calon client. Salah satu cara yang dilakukan dalam penggunaan internet adalah membangun website.<br />
<br />
Website tours dan travel harus dapat merepresentasikan informasi  yang lengkap tentang layanan travelnya sendiri dan memberikan kemudahan client untuk menghubungi. Selain itu web harus dilengkapi dengan pernik-pernik yang berhubungan dengan travel bersangkutan selain untuk memperkaya content di website juga untuk meningkatkan trafik  kunjungan kewebsite. <br />
Berikut ini adalah gambaran content-content yang harus ada dalam sebuah website tours and travel:<br />
<br />
<strong>Home</strong><br />
Halaman depan ini menginformasikan dan memberikan gambaran secara global content-content yang ada didalamnya, website travel harus didesain lebih cantik daripada web-web biasa dan harus menceritakan destinasi yang biasa dilayani.<br />
<br />
<strong>Tentang Kami</strong><br />
Informasi yang lengkap tentang perusahaan travel mulai dari sejarah perusahaan, visi dan misi dan kalau perlu hingga informasi izin layanan travel dari Asosiasi, penghargaan yang telah diterima dan juga struktur manajemen bila diperlukan<br />
<br />
<strong>Destinasi</strong><br />
Menceritakan dengan detail titik-titik manasaja yang dilayanani, dilengkapi dengan penjelasan yang terperinci, disisipi dengan gambar dan juga video. Contoh: CagarAlam, Musium Budaya dan yang lainnya.<br />
<br />
<strong>Promo</strong><br />
Memberikan gambaran paket manasaja yang sedang dipromokan, secara teknis promo ini terhubung dengan paket wisata yang dilayani hanya memberikan flag mana yang sedang promo dan mana yang regular.<br />
<br />
<strong>Paket Wisata</strong><br />
Daftar paket wisata dilengkapi dengan layanan yang ada didalamnya disertai dengan harga. Contoh paket Wisata Air 2hari , Paket Wisata Museum, Paket Wisata Gold, Silver dan yang lainnya<br />
<br />
<strong>Produk</strong><br />
Menginformasikan daftar produk bila travel mempunyai produk-produk yang diberikan diluar layanan paket yang sudah dibundling keseluruhannya. Contoh: BodyRafting, PaintBall, Snorkling dll.<br />
<br />
<strong>Akomodasi</strong><br />
Melengkapi content yang ada, daftar akomodasi mulai dari hotel, restaurant, galeri yang ada di destinasi layanan. Hal ini perlu ada supaya client dapat dengan leluasa memilih akomodasi yang di inginkan.<br />
<br />
<strong>News</strong><br />
News berfungsi untuk memberikan gambaran terupdates tentang perusahaan travel, misalkan launcing produk baru, event dan yang lainnya. Akan lebih baik bila news dilengkapi dengan news local yang berhubungan dengan wisata yang ada di destinasi yang dilayani.<br />
<br />
<strong>Interaksi</strong><br />
Fasilitas ini difungsikan untuk memberikan kemudahan kepada client untuk menghubungi perusahaan travel, bisa digunakan form contact, form reservasi, Instant Messanger seperti Yahoo, Facebook dan yang lainnya. Juga dilengkapi dengan informasi contact person bila diperlukan<br />
<br />
<strong>Photo Galeri</strong><br />
Semua kegiatan, destinasi, akomodasi harus didokumentasikan dalam photo galeri. Hal ini dilakukan supaya calon client bisa melihat kegiatan yang pernah dilakukan dalam gambar.<br />
<br />
<strong>Video Galeri</strong><br />
Dokumentasi kegiatan, destinasi, akomodasi harus juga divideokan. Hal ini dilakukan supaya calon client bisa melihat kegiatan yang pernah dilakukan dalam tayangan video.<br />
<br />
<strong>Artikel</strong><br />
Memperkaya content dalam web travel supaya visitor mudah untuk menemukan web kita adalah dengan menambahkan artikel-artikel yang berhubungan dengan traveling, culinary dan yang lainnya.<br />
<br />
<strong>Client List</strong><br />
semakin banyak daftar client yang terpasang sudah dipastikan akan meningkatkan nilai jual sebuah perusahaan travel. Client list ini dipastikan harus ada dalam sebuah website tours and travel.<br />
<br />
<strong>Bukutamu dan Testimoni</strong><br />
Testimoni dan pesan dari client yang pernah dilayani bisa ditampilkan dalam fasilitas ini, hal ini digunakan untuk memancing pelanggan baru.<br />
<br />
<strong>Fasilitas Lain</strong><br />
Berfungsi untuk meningkatkan trafik, menambah indah website dan juga content-content unik yang tidak bisa disamakan antara satu perusahaan travel yang satu dengan yang lainnya.<br />
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//159/merancang-content-website-tours-and-travel"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Oleh-oleh Seminar Citizen Journalism & Entrepreneurship Detik.com</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//158/oleh-oleh-seminar-citizen-journalism-dan-entrepreneurship-detikcom</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//158/oleh-oleh-seminar-citizen-journalism-dan-entrepreneurship-detikcom</comments>
   			  <pubDate>Sat, 12 Feb 2011 14:56:46 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//158/oleh-oleh-seminar-citizen-journalism-dan-entrepreneurship-detikcom</guid>
			  <description>Sangat singkat waktunya namun cukup berkesan dan menarik, itu kalimat oleh-oleh yang saya bawa dari Acara Citizen Journalism &amp; Entrepreneurship Detik.com Roadshow 7 Kota. Kehadiran BDI atau Budiono Darsono dan Raditya Dika menambah semarak acara ini. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Sangat singkat waktunya namun cukup berkesan dan menarik, itu kalimat oleh-oleh yang saya bawa dari <strong>Acara Citizen Journalism &amp; Entrepreneurship Detik.com Roadshow 7 Kota</strong>. Kehadiran BDI atau Budiono Darsono dan Raditya Dika menambah semarak acara ini.<br />
<br />
Saya pikir saya orang pertama yang datang ke Hotel Golden Flower daerah Asia Afrika Bandung, ternyata saya masuk dari arah yang berbeda, temen-temen semua naik eskalator sedangkan saya naik lift..hihihi...langsung ketemu BDI di lift. Tapi belum sempet ngobrol...Teng teng teng acara dimulai dengan hadirnya MC cantik bernama Austin, kejenuhan menunggu membuat saya dan sepertinya dengan peserta lain cukup terhibur...saya kaget pas Austin cerita tentang detik dan saya tepuk tangan, kirain mau diikutin oleh peserta yang lain, ternyata tidak....tapi malu itu terobati ketika austin menghampiriku....katanya <em>&quot;Tepuk tangan untuk aku yah? &quot;</em><br />
<br />
Pembicara pertama tentu tidak asing lagi, BDI atau Budiono Darsono mulai membuka dengan beberapa slide yang menceritakan tentang kisah detik.com dari tahun ke tahun, saya pikir cukup tragis dan sudah sepantasnya detik mendapatkan hal yang terbaik saat ini, saya jadi ingat bagaimana jerih payah mengembangkan cybermq.com, mypangandaran.com dan beberapa situs lain, termasuk situs ini. Dari hanya sekedar html di tahun 2003-an hingga terbentuk seperti sekarang.<br />
<br />
Beberapa hal yang dapat saya ambil dari apa yang disampaikan salahsatunya adalah ATM, ATM ini merupakan kepanjangan dari Amati, Tiru dan Modifikasi, itulah sebenarnya yang dilakukan detik.com, dan sepertinya siapapun kita untuk inovasi teknologi informasi akan melakukan hal yang sama, hanya saja banyak orang yang terlalu mudah untuk menghilangkan beberapa kata dari ATM itu, hanya mengamati saja, hanya meniru saja tanpa modifikasi, ditulisan yang lain saya pernah menceritakan bagaimana <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail/teknologi-informasi/130/facebook-besar-karena-me-too.html" target="_blank">Facebook bisa besar karena metoo</a> atau mengikuti dari yang sudah ada. Saya rasa gak ada salahnya jika kita melihat sesuatu inovasi, terus kita amati, kemudian tiru dan modifikasi, lebih afdol lagi kalau kita bisa mengcreate sesuatu yang baru dan lebih bagus. Konsistensi dalam pengembangan inovasi yang kita miliki inilah yang nantinya akan merubah kepanjangan ATM dari Amati Tiru dan Modifikasi menjadi Mesin uang yang sesungguhnya.<br />
<br />
Hal lain yang disampaikan orang nomor satu di detik.com ini adalah bagaimana strategi memanage iklan yang masuk ke detik, awal kelahirannya detik hadir hanya beberapa iklan, berkembang dan terus berkembang hingga puluhan iklan di homepage detik.com membuat detik mendapatkan gelar &quot;Web Iklan berhadiah Berita&quot;, strategi yang dilakukan adalalah dengan menaikan harga iklan dengan mengurangi space iklan, masuk akal... Jadi inget blog-blog yang penuh oleh adsense ataupun iklan, Ini mau ngiklan apa ngeblog...tapi saya tidak mempermasalahkan itu karena setiap orang berhak untuk <a href="http://www.adisumaryadi.net/berita/detail/global/33/kenapa-orang-membuat-dan-menulis-di-blog.html" target="_blank">membuat sebuah goal dalam menulis blog</a>..<br />
<br />
Janda Cyber, satu hal yang saya ingat, mengingat cerita istrinya BDI ini jadi istri kedua setelah laptop..hehe..saya sejenak berfikir, apakah hal yang sama akan saya lakukan setelah menikah nanti? hemmm...gimana nanti sajalah..mudah2an proporsinya lebih adil antara istri dan kerjaan..amiin...<br />
<br />
Tengggggg...ganti pembicara, ternyata pesan sponsor masuk dari Telkomsel disampaikan oleh Ricardo Indra, kalau tidak salah bagian Markom di&nbsp; Telkomsel, bla..bla bla bercerita tentang telkomsel, saya hanya diam...ya resiko acara gratis disponsorin..sponsor bebas bilang apa saja,,,saya sempat sebel dengan peserta belakang saya yang bilang ...gimana sih promosi terus...seperti itulah....saya pikir diam saja kalau gak suka dan cermati kalau suka...kalau saya sendiri bukan pengguna Telkomsel....nikmati saja materi yang disampaikan...<br />
<br />
Ternyata lama juga Space untuk Promo ini dan untuk menghilangkan rasa ngantuk saya coba buka twitter melalui BB, aku mentions Raditya Dika supaya cepet cepet masuk...eh ternyata sudah ada dibelakang...Wek weeeew....Si Kambing Jantanpun masuk keruangan, dengan setelan yang agak aneh bagi saya..hehehe...mulailah Raditya Dika menyampaikan pengalamannya pertama kali menulis.... Unik, lucu juga orangnya...walaupun kadang sebel kalau ada persepsi yang berbeda dengan saya bila sedang nonton Provokatif Proactive....mungkin tuntutan acara kali yah...<br />
<br />
Bebeberapa hal yang bisa saya ambil dari Radit adalah ternyata menjadi seorang penulis kenamaan itu tidak mudah sobat, butuh pengorbanan, butuh perjuangan dan butuh kegilaan yang berkepanjangan...Saya yang awalnya ngantuk langsung cenghar mendengar ceritanya Raditya dika yang membuat ketawa bahkan sebagian peserta terpingkal-pingkal...Mulai dari Cerita Iklan Sunsilk, Iklan toli Toli dan kisah hidupnya yang diceritakan dengan dua tipe pita suara...Suara Besar dan Suara Kecil :)....<br />
<br />
Disela-sela acara saya sempat bertanya ke BDI tentang bagaimana mengantisipasi bila kita membuat berita dan menjadi sebuah kontroversi, beberapa kali saya alami ketika membuat berita di <a href="http://www.mypangandaran.com" target="_blank">myPangandaran.com</a>, jawabannya ternyata memuaskan...yaitu...berikan semuanya hak untuk berbicara..<br />
<br />
Ternyata ada workshop dibawah, workshop ini sepertinya sebuah strategi detik untuk mengakselerasi pertambahan content, ada sekitar 40 orang yang diberikan workshop, kader-kader inilah nantinya akan disediakan infrastruktur didetik dan 40 orang inilah harapannya akan menambah pustaka content dari beberapa daerah....kalau boleh menebak sepertinya kader-kader ini akan mendapatkan sebuah microsite yang nantinya akan dibantu berkembang oleh detik dengan cara memberikan jatah iklan detik kepada microsite ini, sedangkan content akan menjadi milik detik, ...hemmm...asalnya saya ingin ikut...tapi mengingat belum sholat duhur sedangkan jam sudah jam 1 lebih akhirnya saya pulang ditambah saya sudah punya media sendiri yang harus saya kembangkan....<br />
<br />
Terima kasih Detik.com atas seminar gratisnya....hemmmmm....
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//158/oleh-oleh-seminar-citizen-journalism-dan-entrepreneurship-detikcom"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Menunggu Dibangunnya Infrastruktur BlackBerry di Indonesia</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//157/menunggu-dibangunnya-infrastruktur-blackberry-di-indonesia</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//157/menunggu-dibangunnya-infrastruktur-blackberry-di-indonesia</comments>
   			  <pubDate>Sun, 23 Jan 2011 07:58:28 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//157/menunggu-dibangunnya-infrastruktur-blackberry-di-indonesia</guid>
			  <description>PIN BB Kamu Berapa? Itulah kata-kata yang sangat melekat bagi komunitas pengguna BlackBerry di Indonesia yang menandakan aktifitas pertukaran nomor unik  dari perangkat BlackBerry untuk bisa saling berkomunikasi menggunakan BlackBerry Mesengger.  BlackBerry adalah perangkat selular yang memiliki kemampuan layanan push e-mail, telepon, sms, Menjelajah Internet, dan berbagai kemampuan nirkabel lainnya. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <em>PIN BB Kamu Berapa?</em> Itulah kata-kata yang sangat melekat bagi
komunitas pengguna BlackBerry di Indonesia yang menandakan aktifitas pertukaran
nomor unik &nbsp;dari perangkat BlackBerry untuk bisa saling berkomunikasi
menggunakan BlackBerry Mesengger.&nbsp;
BlackBerry adalah perangkat selular yang memiliki kemampuan layanan <em>push e-mail</em>, telepon, sms, Menjelajah
Internet, dan berbagai kemampuan nirkabel lainnya. Penggunaan gadget canggih ini
begitu fenomenal belakangan ini, sampai menjadi suatu kebutuhan untuk fashion. &nbsp;BlackBerry pertama kali diperkenalkan pada tahun
1997 oleh perusahaan Kanada, Research In Motion (RIM). Kemampuannya
menyampaikan informasi melalui jaringan data nirkabel dari layanan perusahaan
telepon genggam hingga mengejutkan dunia.<br />
<br />
BlackBerry pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada pertengahan
Desember 2004 oleh operator Indosat dan perusahaan Starhub. Perusahaan Starhub
merupakan pengejewantahan dari RIM yang merupakan rekan utama BlackBerry. Pasar
BlackBerry kemudian diramaikan oleh dua operator besar lainnya di tanah air
yakni Excelcom dan Telkomsel. Akibat tuntutan pemerintah Indonesia, Blackberry
akhirnya membuka kantor perwakilan di Indonesia pada November 2010.<br />
<br />
Dibukanya kantor perwakilan dibandung ternyata sepertinya tidak cukup untuk
pemerintah dan pengguna BlackBerry di Indonesia yang jumlahnya mencapai angka 2
juta pengguna. Sehingga pemerintah mendesak untuk RIM untuk membangun
infrastruktur di Indonesia. Selama ini infrastruktur di tangani
oleh BIS (BlackBerry Internet Services) yang berada di Kanda. Pertanyaannya adalah manfaat apa yang
bakal didapat dengan dibangunnya infrastruktur di Indonesia?<br />
<br />
Pertama, BlackBerry menggunakan system penyimpanan data terpusat di Kanada sehingga
operator membutuhkan Bandwidth Internasional untuk mendapatkan data di server
walaupun sebagian data bisa disimpan di datacenter Operator, sehingga dengan
dibangunnya infrasturktur BlackBerry di Indonesia akan mengurangi konsumsi bandwith
internasional yang berharga lebih mahal ketimbang bandwith dalam negeri.<br />
<br />
Kedua, ketika kita menggunakan BlackBerry
untuk browsing kesuatu situs, tahapan jaringaninternet &nbsp;yang kita gunakan berawal dari operator
selular kita kemudian infrastruktur BlackBerry (BIS) baru akan diarahkan ke
internet, dengan demikian internet akan lebih lama bila dibandingkan dengan
akses langsung melalui operator yang bersangkutan. <br />
<br />
Ketiga, dikarenakan
gerbang Internet (BIS) berada di Kanada, maka penyaringan content tidak akan
maksimum dilakukan operator, mengingat yang menghubungkan pengguna ke internet
adalah BIS, sehingga akan sangat berbahaya jika digunakan oleh yang tidak
seharusnya. Ketika BIS berada di Indonesia, secara otomatis akan menggunakan
ISP besar yang sudah ada di Indonesia untuk terkoneksi ke Internet, sehingga
ISP inilah yang akan berfungsi untuk memfilter konten-konten yang dilarang.<br />
<br />
Keempat, ketika
infrastruktur BB berada di Indonesia, sudah barang tentu biaya penggunaan
bandwith internasional oleh Operator penyedia&nbsp;
layanan BlackBerry akan hilang yang menyebabkan biaya produksi
berkurang, dengan demikian seharusnya biaya layanan BlackBerry dapat dibuat
semurah mungkin.<br />
<br />
Kelima, Dengan
dibangunnya infrastruktur di Indonesia sudah barang tentu akan menjadi
penghasilan tambahan untuk ISP local dan penyedia Data Center, walaupun
dampaknya tidak terlalu dirasakan oleh Pengguna BlackBerry secara langsung.<br />
<br />
Keenam, pembangunan
infrastruktur yang meliputi server oleh BIS tentunya harus patuh pada aturan
perundang-undangan yang berlaku sehingga pihak yang berwajib dapat mengontrol,
melakukan penyadapan untuk kepentingan penyidikan terhadap tindak pidana
seperti yang sudah berjalan di Operator Selular selama ini. Adanya BlackBerry
Messenger akan memudahkan pelaku tindak pidana untuk saling berkomunikasi
dikarenakan selama ini pihak yang berwajib tidak mempunyai akses sama sekali.<br />
<br />
Ketujuh,
selain keuntungan tadi masih banyak keuntungan lainnya yang baik langsung
ataupun tidak langsung bisa kita rasakan seperti akan terserapnya professional
dan tenaga kerja Indonesia, akan semakin banyak content local dari Industri
Kreatif di Indonesia yang akan diserap oleh BlackBerry, pemasukan pajak bagi
Pemerintah yang cukup besar mengingat dari 2-3 juta pengguna blackberry rata-rata
menyetor uang ke RIM sekitar Rp. 189 Milyar atau sekitar 2,2 triliun dalam
setahun
PIN BB Kamu Berapa? Itulah kata-kata yang sangat melekat bagi komunitas pengguna BlackBerry di Indonesia yang menandakan aktifitas pertukaran nomor unik  dari perangkat BlackBerry untuk bisa saling berkomunikasi menggunakan BlackBerry Mesengger.  BlackBerry adalah perangkat selular yang memiliki kemampuan layanan push e-mail, telepon, sms, Menjelajah Internet, dan berbagai kemampuan nirkabel lainnya. Penggunaan gadget canggih ini begitu fenomenal belakangan ini, sampai menjadi suatu kebutuhan untuk fashion.  BlackBerry pertama kali diperkenalkan pada tahun 1997 oleh perusahaan Kanada, Research In Motion (RIM). Kemampuannya menyampaikan informasi melalui jaringan data nirkabel dari layanan perusahaan telepon genggam hingga mengejutkan dunia.<br />
<br />
BlackBerry pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada pertengahan Desember 2004 oleh operator Indosat dan perusahaan Starhub. Perusahaan Starhub merupakan pengejewantahan dari RIM yang merupakan rekan utama BlackBerry. Pasar BlackBerry kemudian diramaikan oleh dua operator besar lainnya di tanah air yakni Excelcom dan Telkomsel. Akibat tuntutan pemerintah Indonesia, Blackberry akhirnya membuka kantor perwakilan di Indonesia pada November 2010.<br />
<br />
Dibukanya kantor perwakilan dibandung ternyata sepertinya tidak cukup untuk pemerintah dan pengguna BlackBerry di Indonesia yang jumlahnya mencapai angka 2 juta pengguna. Sehingga pemerintah mendesak untuk RIM untuk membangun infrastruktur di Indonesia. Selama ini infrastruktur di tangani oleh BIS (BlackBerry Internet Services) yang berada di Kanda. Pertanyaannya adalah manfaat apa yang bakal didapat dengan dibangunnya infrastruktur di Indonesia?<br />
<br />
Pertama, BlackBerry menggunakan system penyimpanan data terpusat di Kanada sehingga operator membutuhkan Bandwidth Internasional untuk mendapatkan data di server walaupun sebagian data bisa disimpan di datacenter Operator, sehingga dengan dibangunnya infrasturktur BlackBerry di Indonesia akan mengurangi konsumsi bandwith internasional yang berharga lebih mahal ketimbang bandwith dalam negeri.<br />
Kedua, ketika kita menggunakan BlackBerry untuk browsing kesuatu situs, tahapan jaringaninternet  yang kita gunakan berawal dari operator selular kita kemudian infrastruktur BlackBerry (BIS) baru akan diarahkan ke internet, dengan demikian internet akan lebih lama bila dibandingkan dengan akses langsung melalui operator yang bersangkutan. <br />
<br />
Ketiga, dikarenakan gerbang Internet (BIS) berada di Kanada, maka penyaringan content tidak akan maksimum dilakukan operator, mengingat yang menghubungkan pengguna ke internet adalah BIS, sehingga akan sangat berbahaya jika digunakan oleh yang tidak seharusnya. Ketika BIS berada di Indonesia, secara otomatis akan menggunakan ISP besar yang sudah ada di Indonesia untuk terkoneksi ke Internet, sehingga ISP inilah yang akan berfungsi untuk memfilter konten-konten yang dilarang.<br />
<br />
Keempat, ketika infrastruktur BB berada di Indonesia, sudah barang tentu biaya penggunaan bandwith internasional oleh Operator penyedia  layanan BlackBerry akan hilang yang menyebabkan biaya produksi berkurang, dengan demikian seharusnya biaya layanan BlackBerry dapat dibuat semurah mungkin.<br />
<br />
Kelima, Dengan dibangunnya infrastruktur di Indonesia sudah barang tentu akan menjadi penghasilan tambahan untuk ISP local dan penyedia Data Center, walaupun dampaknya tidak terlalu dirasakan oleh Pengguna BlackBerry secara langsung.<br />
<br />
Keenam, pembangunan infrastruktur yang meliputi server oleh BIS tentunya harus patuh pada aturan perundang-undangan yang berlaku sehingga pihak yang berwajib dapat mengontrol, melakukan penyadapan untuk kepentingan penyidikan terhadap tindak pidana seperti yang sudah berjalan di Operator Selular selama ini. Adanya BlackBerry Messenger akan memudahkan pelaku tindak pidana untuk saling berkomunikasi dikarenakan selama ini pihak yang berwajib tidak mempunyai akses sama sekali.<br />
<br />
Ketujuh, selain keuntungan tadi masih banyak keuntungan lainnya yang baik langsung ataupun tidak langsung bisa kita rasakan seperti akan terserapnya professional dan tenaga kerja Indonesia, akan semakin banyak content local dari Industri Kreatif di Indonesia yang akan diserap oleh BlackBerry, pemasukan pajak bagi Pemerintah yang cukup besar mengingat dari 2-3 juta pengguna blackberry rata-rata menyetor uang ke RIM sekitar Rp. 189 Milyar atau sekitar 2,2 triliun dalam setahun
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//157/menunggu-dibangunnya-infrastruktur-blackberry-di-indonesia"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Menemukan IPad,IPhone dan IPod yang Hilang</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//156/menemukan-ipadiphone-dan-ipod-yang-hilang</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//156/menemukan-ipadiphone-dan-ipod-yang-hilang</comments>
   			  <pubDate>Fri, 10 Dec 2010 06:01:10 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//156/menemukan-ipadiphone-dan-ipod-yang-hilang</guid>
			  <description>Kehilangan sebuah barang kesayangan kita tentu merupakan sebuah kesedihan yang teramat dalam, apalagi ketika kita kehilangan IPad, IPhone atapun IPod yang penuh dengan data pribadi yang sangat penting. IPad dan IPhone mempunyai bentuk yang pipih dan simple sehingga kita mudah lupa menyimpan ataupun dicuri oleh orang lain [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Kehilangan sebuah barang kesayangan kita tentu merupakan sebuah 
kesedihan yang teramat dalam, apalagi ketika kita kehilangan IPad, 
IPhone atapun IPod yang penuh dengan data pribadi yang sangat penting. 
IPad dan IPhone mempunyai bentuk yang pipih dan simple sehingga kita 
mudah lupa menyimpan ataupun dicuri oleh orang lain. Namun kesedihan 
anda akan terobati dengan bantuan fitur terbaru dari Apple yang mampu 
menemukan IPad ,IPhone dan IPod anda yang hilang.<br />
<br />
Adalah MobileMe, sebuah situs aplikasi yang menyajikan fasilitas 
pencarian untuk produk-produk Apple seperti IPad, IPod dan  IPhone yang 
hilang. Pengguna IPhone ataupun IPad terlebih dahulu harus menseting dan
menginstall aplikasi Find My IPhone yang dapat diunduh di 
http://www.me.com. Setelah dilakukan sedikit konfigurasi di aplikasi dan
perangkat anda bisa mencoba kemanjuran aplikasi ini dengan menjalankan 
beberapa fitur yang disediakan. Adapun fitur-fitur untuk membantu anda 
menemukan Ipad kesayangan anda antara lain:<br />
<br />
<strong>Menemukan IPad dan IPhone didalam peta digital.</strong><br />
Jika IPad kita
hilang, kita bisa langsung sign in ke website MobileMe, disana nanti 
kita akan disajikan sebuah peta digital dari Google dan memperlihatkan 
lokasi dimana IPhone kita berada. Tentu semua fitur-fitur ini akan 
berjalan ketika IPhone, IPod dan IPad dalam keadaan menyala, oleh karena
itu pastikan anda mempunyai cadangan batere banyak ketika akan 
bepergian supaya jika ada kehilangan akan mempunyai cukup batere hingga 
ditemukan kecuali memang sengaja dimatikan oleh pencurinya. Difasilitas 
ini, peta dilengkapi dengan penjunuk lokasi terakhir dimana Iphone 
atapun Ipad kita tentu lengkap dengan nama daerah dan jalan sesuai 
dengan data yang disajikan oleh Google map sekarang ini.<br />
<br />
<strong>Mengirim pesan dan membunyikan suara.</strong><br />
Andai saja anda 
sedang berada ditempat fitness, dan anda lupa untuk membawa IPhone anda 
pulang dan baru ingat ketika dirumah. Tidak perlu khawatir, anda bisa 
langsung membuka MobileMe dan anda bisa membuat sebuah pesan yang 
nantinya akan ditampilkan di Iphone anda seperti  &quot;Ups, Iphone saya 
tertinggal, mungkin ada disamping anda. Silahkan hubungi saya di 
022-1234567&quot; dengan IPhone tetap terkunci. Namun apabila IPhone anda 
berada ditumpukan baju, atapun tersembunyi tentu pesan tadi tidak dapat 
terbaca. Maka hal lain yang dapat anda lakukan adalah dengan cara 
memainkan suara secara remote yang tetap akan berbunyi walaupun IPhone 
anda dalam keadaaan silent.<br />
<br />
<strong>Mengunci Passcode Jarak Jauh</strong><br />
Jika Anda menyadari bahwa 
Anda meninggalkan iPod, IPad atapun IPhoneAnda di tempat umum, Anda 
pasti  ingin melindungi isinya sampai tiba kembali dengan selamat di 
tangan Anda. Secara remote atapun jarak jauh anda dapat memberikan kunci
passcode empat angka untuk mencegah orang lain menggunakan iPod  Anda, 
mengakses informasi pribadi Anda, atau hal membahayakan lain dengan IPod
anda.<br />
<br />
<strong>Melindungi privasi Anda dengan Remote Wipe.</strong><br />
Alamat, nomor 
telepon, email, foto yang ada di perangkat anda tentu hal yang sangat 
penting. iPhone Anda berisi informasi penting dan pribadi,  informasi 
yang Anda mungkin tidak ingin di orang lain. Jadi jika Anda kehilangan 
iPhone dan menampilkan pesan di atasnya tidak menghasilkan hal yang 
menggembirakan , Anda dapat memulai  menghapus jarak jauh  untuk 
mengembalikannya ke pengaturan awal bawaan pabrik. Jika akhirnya Anda 
menemukan iPhone Anda, hanya terhubung ke komputer Anda dan iTunes 
gunakan untuk mengembalikan data dari backup terbaru.<br />
<br />
Untuk mendapatkan aplikasi Find My IPhone, Find My IPod dan Find My 
IPad dari MobileMe anda harus mengeluarkan uang sebanyak 99 dollar 
selama setahun. Tentu hal ini akan sangat murah bila dibandingkan dengan
mahalnya data yang ada diperangkat-perangkat anda. Siapapun tidak ingin
kehilangan barang kesayanganya, jadi wajib bagi kita untuk menjaga 
IPhone kita sebaik mungkin supaya tetap aman.<br />
<br />
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//156/menemukan-ipadiphone-dan-ipod-yang-hilang"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Tips Menulis IT di Media Cetak dan Koran</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//155/tips-menulis-it-di-media-cetak-dan-koran</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//155/tips-menulis-it-di-media-cetak-dan-koran</comments>
   			  <pubDate>Tue, 09 Nov 2010 11:16:31 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//155/tips-menulis-it-di-media-cetak-dan-koran</guid>
			  <description>Beberapa waktu yang lalu ada temen di group ini yang menanyakan kepada saya tentang bagaimana tips untuk menulis di koran ataupun di media cetak. Walaupun tulisan saya tidak begitu banyak di media cetak (Khususnya Pikiran Rakyat), tapi saya coba berbagi barangkali ada temen-temen yang membutuhkan. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <p>
Beberapa waktu yang lalu ada temen di group ini yang menanyakan
kepada saya tentang bagaimana tips untuk menulis di koran ataupun di
media cetak. Walaupun tulisan saya tidak begitu banyak di media cetak
(Khususnya Pikiran Rakyat), tapi saya coba berbagi barangkali ada
temen-temen STMIK AMIK yang membutuhkan.
</p>
<p>
&nbsp;
</p>
<ol>
	<li><strong>Kita niatkan dulu untuk apa?</strong> ini satu hal yang
	terpenting mengingat niat akan menentukan &quot;ruh&quot; dari tulisan yang kita
	buat. Saran saya bagi teman-teman yang belum sama sekali menulis untuk
	koran, usahan jangan ada niat untuk dapat honor dulu, karena akan
	kecewa ketika tulisan tidak tayang alias honor melayang. Usahan untuk
	pengalaman, untuk evaluasi apakah tulisan kita layak dibaca banyak
	orang atau tidak, jempol sepuluh saya acungkan kalau temen-temen bisa menulis untuk ibadah.<br />
	</li>
	<li><strong>Harusnya saya nulis tentang apa?</strong>
	hemm..pertanyaan yang bagus. Kadang media cetak tidak melihat pintar
	atau tidaknya penulis dalam membahas tulisannya, anggaplah begini.
	Kalau kita menulis tentang Linux Server, tidak lantas kita harus bisa
	mendalam tentang linux, memang akan jadi nilai plus ketika kita memang
	paham betul, namun media cetak butuh sesuatu yang &quot;menjual&quot; dengan kata
	lain tulisan kita menarik untuk dibaca. Jadi tulislah sesuatu yang
	mempunyai bahasan yang menjual.<br />
	</li>
	<li><strong>Apakah teknik menulis harus diperhatikan?</strong>
	Sangat, menulis dimedia cetak berbeda dengan blog yang cenderung bisa
	bebas. Namun di media cetak harus rapi dengan tata bahasa yang juga
	mudah di mengerti. Cobalah menyisihkan waktu untuk membaca
	tulisan-tulisan orang yang biasa menulis atau meluangkan sedikit kocek
	untuk membeli buku tentang menulis indah di tokobuku.<br />
	</li>
	<li><strong>Bagaimana untuk Meningkatkan Peluang Tayang?</strong> ...haha..bagus
	sekali pertanyaan anda. Selain tulisan bagus, dan bahasan yang menarik
	untuk meningkatkan peluang untuk muncul dan tercetak di koran adalah
	pintar-pintarnya kita mengambil momentum, yang harus kita lakukan
	adalah dengan membaca tren terkini, topik yang sedang banyak
	dibicarakan orang atau tidak ada salahnya kita sejenak buka kalender
	untuk melihat hari-hari besar di kalender. Contohnya adalah sekarang
	sedang ramai tentang bencana merapi, tidak ada salahnya kita menulis
	&quot;Pantau Aktifitas Merapi dengan Teknologi SmartVulcano&quot;...misalkan.<br />
	</li>
	<li>T<strong>api saya tidak terkenal, bagaimana koran bisa percaya?
	</strong>hemm..saya pikir untuk awal memang resiko bagi kita yang tidak familiar
	di masyarakat. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan mendompleng
	terlebih dahulu dengan orang-orang yang biasa menulis dan tayang. gak
	rugi jika kita menuliskan 2 nama dalam satu tulisan dimana nama kita
	salah satunya.<br />
	</li>
	<li><strong>Kapan bagusnya saya kirimkan? </strong>melihat beberapa koran sudah
	terbiasa menggunakan teknologi email, saya coba berbagi tips disini.
	Kita lihat dulu target rubrik yang akan kita tulis, kapan tayangnya.
	nah biasanya rubrik-rubrik khusus selain berita contentnya sudah
	dipersiapankan 2-3 hari sebelumnya. Jadi jangan terlalu dini
	mengirimkan tulisan karena di inbox email redaksi akan ada dihalaman
	2-3. Usahakan masa enjury time kita mengirim email sehingga tulisan
	kita ada dihalaman pertama inbox email redaksi.<br />
	</li>
	<li>Tips Apalagi yang bisa saya dapatkan? coba tanya-tanya penulis
	lain yang biasa nulis dan tips terakhir dari saya, coba temen-temen
	menulis di pagi hari setelah sholat subuh. Insyaallah tulisan
	teman-teman akan hebat...</li>
</ol>
<p>
Mudah-mudahan bermanfaat..kalau ada kata-kata yang salah mohon untuk dikoreksi yah...
</p>
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//155/tips-menulis-it-di-media-cetak-dan-koran"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Tips Aman Menggunakan Blackberry</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//154/tips-aman-menggunakan-blackberry</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//154/tips-aman-menggunakan-blackberry</comments>
   			  <pubDate>Fri, 29 Oct 2010 20:12:24 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//154/tips-aman-menggunakan-blackberry</guid>
			  <description>Blackberry? Sepertinya tidak asing lagi bagi sebagian orang. Ya, perangkat mobile jenis ini sedang sangat marak digunakan tidak hanya di luar negeri tapi juga di Indonesia. Banyak orang yang merasa nyaman dengan menggunakan blackberry terutama dengan fasilitas instant messaging, social network dan juga push email yang sangat menarik. Pengguna Blackberry tidak hanya digunakan oleh kalangan bos melainkan juga sudah digunakan oleh kalangan menengah [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <p align="justify">
Blackberry? Sepertinya tidak asing 
lagi bagi sebagian orang. Ya, perangkat mobile jenis ini sedang sangat 
marak digunakan tidak hanya di luar negeri tapi juga di Indonesia. 
Banyak orang yang merasa nyaman dengan menggunakan blackberry terutama 
dengan fasilitas instant messaging, social network dan juga push email 
yang sangat menarik. Pengguna Blackberry tidak hanya digunakan oleh 
kalangan bos melainkan juga sudah digunakan oleh kalangan menengah. 
Bentuknya yang unik, ergonomis, dan tentu saja canggih membuat banyak 
masyarakat kita rela merogoh kocek yang lumayan. Namun, penggunaan 
Blackberry yang kurang hati-hari justru akan menyebabkan malapetaka bagi
pemiliknya. Oleh karena itu, perhatikan tips aman menggunakan 
Blackberry berikut ini.
</p>
<p align="justify">
Pertama, perlakukanlah Blackberry seperti layaknya PC
atapun laptop yang biasa kita gunakan, karena pada dasarnya secara 
fungsi menyerupai hanya berbeda bentuk. Jika kita terhubung dengan 
internet bahkan sampai melakukan transaksi di internet dengan bantuan 
Blackberry kita pastikan kita menggunakan firewall, antispyware ataupun 
antivirus seperti layaknya kita menggunakan komputer, aplikasi seperti 
itu bisa kita dapatkan saat pertama kali membeli ataupun download di 
kemudian hari.
</p>
<p align="justify">
Kedua, gunakan password yang aman. Blackberry anda 
menyimpan banyak data di dalamnya, mulai dari daftar teman-teman, arsip 
pesan singkat hingga dokumen pribadi. Oleh karena itu, biasakan untuk 
menggunakan password untuk Blackberry anda.
</p>
<p align="justify">
Ketiga, jangan ceroboh. Terkadang kita lupa bahwa 
Blackberry tidak hanya sekadar telefon yang biasa kita gunakan, 
didalamnya juga terdapat akun situs jejaring sosial kita seperti 
Facebook atapun Twitter, bahkan bagi yang terbiasa menggunakan push 
e-mail sudah dipastikan bertumpuk data e-mail yang masuk. Oleh karena 
itu, biasakan gunakan Blackberry di tempat yang aman dan hindari 
keramaian. Dengan bentuk yang kecil, Blackberry Anda akan sangat mudah 
tertinggal atapun dicuri orang.
</p>
<p align="justify">
Keempat, lakukan backup secara teratur. Sebagai 
barang elektronik yang sangat mungkin mati baik itu karena kerusakan 
hardware maupun karena sebab lain seperti jatuh, tersiram air, dan yang 
lainnya, maka kita harus terbiasa melakukan backup. Caranya adalah 
dengan menghubungkan Blackberry kita dengan desktop dengan bantuan 
desktop manager.
</p>
<p align="justify">
Kelima, selektif saat meng-install aplikasi. 
Banyaknya aplikasi yang tersedia di Application Word membuat kita 
seenaknya meng-install tanpa memperhatikan aplikasi yang kita install. 
Pastikan aplikasi yang kita install cocok dengan tipe Blackberry yang 
digunakan. Kesalahan instalasi dapat menyebabkan hilangnya data kontak 
di BB Messanger sehingga kita harus meng-add ulang teman-teman kita.
</p>
<p align="justify">
Keenam, biasakan merawat Blackberry kita. Merawat 
Blackberry tidak hanya dilakukan kepada hardware ataupun fisik dari 
Blackberrynya sendiri misalkan dengan membungkus dengan pengaman karet, 
tetapi juga harus dirawat bagian software. Biasakan untuk menghapus 
data-data atau aplikasi yang tidak penting, hal ini akan membuat laju 
sistem semakin cepat dan tidak berat.
</p>
<p align="justify">
Ketujuh, update selalu informasi tentang Blackberry. 
Sebagai pengguna Blackberry kita diharuskan untuk mengetahui informasi 
terbaru tentang Blackberry. Kita bisa mendapatkan informasi terbaru dari
internet, televisi, hingga majalah dan koran, bukan berarti harus 
bersifat konsumtif dengan selalu mengganti dengan yang baru, tetapi kita
tau isu terbaru tentang aplikasi, keamanan serta hal lain yang 
berhubungan dengan Blackberry kesayangan kita. (Adi Sumaryadi, praktisi 
teknologi informasi.
</p>
<p align="justify">
<em>Tulisan ini pernah terbit di Rubrik Cakrawala Pikiran Rakyat - Edisi 28 Oktober 2010</em><br />
 
</p>
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//154/tips-aman-menggunakan-blackberry"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Cari Domainnya Dulu Baru Bangun Perusahaannya</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//153/cari-domainnya-dulu-baru-bangun-perusahaannya</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//153/cari-domainnya-dulu-baru-bangun-perusahaannya</comments>
   			  <pubDate>Tue, 19 Oct 2010 06:28:02 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//153/cari-domainnya-dulu-baru-bangun-perusahaannya</guid>
			  <description>Ada hal yang menarik saat ini dimana domain menjadi salah satu acuan dalam membangun sebuah nama yang akan dibesarkan, baik itu untuk sebuah perusahaan atau brand lain. Kalau dulu orang memulai dengan nama perusahaannya dulu baru mendaftarkan domain, sekarang ada kecenderungan dibalik. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Ada hal yang menarik saat ini dimana domain menjadi salah satu acuan dalam membangun sebuah nama yang akan dibesarkan, baik itu untuk sebuah perusahaan atau brand lain. Kalau dulu orang memulai dengan nama perusahaannya dulu baru mendaftarkan domain, sekarang ada kecenderungan dibalik.<br />
<br />
Brand atau nama yang mudah diingat adalah faktor utama kenapa sebagian orang memilih untuk mencari domain untuk situsnya terlebih dahulu ketimbang membuat namanya terlebih dahulu. Dulu saat masih bekerja di PT. Manajemen Qolbu ada hal menarik dimana kita berupaya untuk dapat mendapatkan domain yang sangat mudah diingat orang yaitu www.mq.com tapi ternyata tidak bisa karena sudah ada perusahaan yang berlokasi di amerika serikat bernama Music Quest yang memiliki domain tersebut dan akhirnya memutuskan untuk menggunakan nama lain.<br />
<br />
Seorang teman yang menjual berbagai aksesoris khas pantai berusaha untuk mencari kata-kata yang berhubungan dengan pantai mulai dari kerang, pasir dan isi didalam laut semalaman hanya untuk mendapatkan sebuah nama yang diingat sekaligus akan menjadi nama perusahaanya. Hasilnya nihil, hampir semua jenis binatang laut dan pantai sudah dibeli domainnya walaupun banyak yang di parking.<br />
<br />
Banyak kejadian dimana domain yang indah dan mudah diingat telah dimiliki oleh orang maka sebagian dari kita memutuskan untuk mencari domainnya dulu baru bentuk nama perusahaan. Walaupun nama domain adalah salah satu faktor dari cara memperkuat brand tapi akan menjadi hal yang menarik apabila orang jadi salah alamat. Kejadian itu benar menimpa salah satu kerjasama yang saya lakukan dengan Yellow Pages Indonesia, asalnya kami mengusulkan sebuah nama yang mudah diingat, namun berbau sedikit muslim sehingga terpaksa kami rubah dan brand itu menjadi Yellow Pages Trading disingkat yptradin dan lalu dituangkan dalam nokes. Setelah nokes ditanda tangani otomatis kami beli domain, hahay...ternyata yptrading.com sudah ada yang punya...akhirnya kami menggunakan yptrading.co.id dan alhasil banyak orang yang mencari YPTrading nyasar ke situs tetangga.<br />
<br />
Ini semua pilihan, dari mana untuk memulainya. Apakah bentuk nama perusahaan lalu mencari domainnya atau sebaliknya? dua duanya mempunyai keuntungan dan kelebihan masing-masing. Tips dari saya ketika kita terpaksa untuk menggunakan nama domain lain maka kita harus memperkuat konten dan optimasi SEO supaya di search enggine tetap bertengger di posisi paling atas. Ini sudah saya buktikan saat saya membuat www.mypangandaran.com, saya tidak harus menggunakan pangandaran.com atau .net, tetapi saya bisa bertengger di halaman teratas di google.com untuk keyword Pangandaran.
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//153/cari-domainnya-dulu-baru-bangun-perusahaannya"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Komputer dan Data Tetap Aman di Tinggal Mudik</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//152/komputer-dan-data-tetap-aman-di-tinggal-mudik</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//152/komputer-dan-data-tetap-aman-di-tinggal-mudik</comments>
   			  <pubDate>Thu, 02 Sep 2010 09:58:16 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//152/komputer-dan-data-tetap-aman-di-tinggal-mudik</guid>
			  <description>Mudik sepertinya sudah menjadi keharusan bagi muslim perantau disetiap menjelang lebaran, tidak sedikit yang pulang kampung sampai begitu jauhnya dari kota sehingga harus meninggalkan barang-barang serta rumah yang biasa ditempatinya, salah satu barang yang juga ditinggalkan adalah computer beserta data yang ada didalamnya. Walaupun computer saat ini sudah tidak begitu mahal dipasaran tapi data yang tersimpan dikomputer itu bisa jadi lebih mahal dari komputernya. Oleh karena itu, sebelum kita mudik ada beberapa tips yang bisa digunakan supaya computer dan data kita tetap aman.  [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <p>
Mudik sepertinya sudah menjadi keharusan bagi muslim perantau disetiap
menjelang lebaran, tidak sedikit yang pulang kampung sampai begitu jauhnya dari
kota sehingga harus meninggalkan barang-barang serta rumah yang biasa
ditempatinya, salah satu barang yang juga ditinggalkan adalah computer beserta
data yang ada didalamnya. Walaupun computer saat ini sudah tidak begitu mahal
dipasaran tapi data yang tersimpan dikomputer itu bisa jadi lebih mahal dari
komputernya. Oleh karena itu, sebelum kita mudik ada beberapa tips yang bisa
digunakan supaya computer dan data kita tetap aman.
</p>
<p>
<strong>Komputer adalah Barang
Elektronik.
</strong>
</p>
<p>
Barang elektronik merupakan salah satu barang yang paling sensitif terhadap
air atapun sesuatu yang dapat membuatnya rusak, dan computer merupakan salah
satu barang elektronik. Sebelum mudik, pastikan computer kita jauh dari
kemungkinan terkena air misalkan dijauhkan dari Aquarium atapun udara yang
lembab. Bila computer kota tidak tertutup casingnya, maka sebelum mudik
pastikan juga casing tertutup dengan aman, hal ini untuk menghindari udara
dingin serta binatang kecil yang masuk kedalam CPU, terkadang ada cicak yang
masuk kedalam CPU hingga mati ataupun kencing, tentu hal ini akan sangat
berbahaya karena dapat menimbulkan konsleting.
</p>
<p>
Kabel arus yang
terhubung dengan computer sebaiknya juga kita lepas, hal ini harus kita lakukan
untuk menghindari jika terjadi kelebihan arus yang dapat menyebabkan rusaknya
perangkat computer kita, biasanya terjadi jika setelah mati lampu atapun
terjadi karena adanya induksi dari sambaran petir. Tidak hanya kabel power saja
yang harus kita cabut, jika kita menggunakan jaringan local yang terhubung
dengan sebuah switch, sebaiknya kita juga lepas berikut dengan switchnya. Selain
itu, apabila dikomputer kita terpasang TV Tuner yang terhubung dengan antenna
ataupun TV Kabel, pastikan juga dilepas jika memang benar-benar tidak
digunakan.
</p>
<p>
Penggunaan cover
monitor dan CPU juga akan mengurangi resiko computer kita terkena debu, kotoran
atapun udara lembab. Baiknya, kita juga bisa menyimpan computer kita ditempat
yang aman dari goncangan atapun gempa.
</p>
<p>
<strong>Data
Tetap Aman
</strong>
</p>
<p>
Setelah kita
memastikan secara fisik computer kita sudah aman, selanjutnya kita juga harus
mengamankan data yang ada dikomputer kita, hal yang harus dilakukan adalah
melakukan backup. Backup dapat dilakukan dengan menggunakan external harddisk
yang berkapasitas besar sehingga dapat menampung backup dari computer kita
lebih banyak lagi. Kita juga dapat menggunakan CD atapun DVD untuk melakukan
backup data yang ada dikomputer kita, tentu kita membutuhkan berkeping-keping
CD/DVD jika kita ingin membackup semuanya dan juga computer kita harus
terpasang CD Writer dan Software Burning. Jika memang ada keterbatasan pada
media backup yang kita miliki, backuplah data yang benar-benar penting seperti
data keuangan atapun data rahasia lainnya. Alangkah baiknya jika kita melakukan
backup tidak hanya kedalam satu media, kita dapat menggunakan external harddisk
dan juga kita gunakan piringan CD/DVD. Apabila ada data yang diperlukan untuk
dibawa saat mudik, sebaiknya gunakan data backup dengan tetap mencatat history
perubahan yang dilakukan apabila saat mudik melakukan perubahan data tersebut
sehingga tetap singkron dengan data aslinya yang ada dikomputer.
</p>
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//152/komputer-dan-data-tetap-aman-di-tinggal-mudik"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Orang Indonesia Terbanyak Kelima Pencari Kata Sex di Internet</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//151/orang-indonesia-terbanyak-kelima-pencari-kata-sex-di-internet</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//151/orang-indonesia-terbanyak-kelima-pencari-kata-sex-di-internet</comments>
   			  <pubDate>Wed, 01 Sep 2010 05:39:12 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//151/orang-indonesia-terbanyak-kelima-pencari-kata-sex-di-internet</guid>
			  <description>Indonesia memang negara unik, semua sepertinya ada di negara kepulauan terluas di dunia ini, mau cari orang termiskin ada, mau cari orang yang kaya ada, mau cari mobil mewah banyak, yang gak punya rumahpun banyak. Begitu pula dengan kehidupan internetnya, kalau kita mencari situs yang bernuansa religi banyak sekali ditemui tapi sebaliknya mencari yang berbau pornografipun sepertinya tidak sedikit. Satu hal yang mencengangkan lagi ternyata indonesia tercatat oleh Google Trends sebagai pencari kata sex terbanyak kelima didunia, menyedihkan. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Indonesia memang negara unik, semua sepertinya ada di negara kepulauan terluas di dunia ini, mau cari orang termiskin ada, mau cari orang yang kaya ada, mau cari mobil mewah banyak, yang gak punya rumahpun banyak. Begitu pula dengan kehidupan internetnya, kalau kita mencari situs yang bernuansa religi banyak sekali ditemui tapi sebaliknya mencari yang berbau pornografipun sepertinya tidak sedikit. Satu hal yang mencengangkan lagi ternyata indonesia tercatat oleh <em>Google Trends</em> sebagai pencari kata <em>sex </em>terbanyak kelima didunia, menyedihkan.<br />
<br />
Sebagai informasi, <em>Google Trends</em> adalah sebuah layanan yang dikeluarkan oleh Google untuk memberikan statistik pencarian popular terhadap<em> keyword-keyword</em> tertentu. Difasilitas ini dengan mudah kita bisa melihat kata apa saja yang paling banyak dicari oleh Google dan dapat dipetakan kedalam letak geografis. Canggih memang, walaupun kita harus menggunakan fasilitas lain untuk melihat <em>keyword </em>apasaja yang paling banyak dicari di Indonesia.<br />
<br />
Iseng-iseng saya coba mencari kata-kata yang berhubungan hal negatif, semisal kata <em>sex</em>, kenapa saya mengambil kata ini? <em>sex</em> merupakan kata yang <em>ambigu</em>, bukan <em>ambigu </em>maknanya tapi <em>ambigu </em>pemakainya, kata ini sebetulnya bahasa inggris dan kalau dibahasa indonesiakan akan berubah menjadi seks, tapi saya sering menemukan orang indonesia justru memakai <em>sex </em>ketimbang seks. Mencengangkan, hasil yang dikeluarkan oleh <em>Google Trends</em> menunjukan Indonesia menduduki posisi kelima untuk pencarian kata <em>sex </em>dan menduduki posisi ketiga untuk pencarian kata seks.<br />
<br />
<img src="../medias/images/google-trends-1.jpg" alt="Google Trends" /><br />
<br />
Jika kita teliti lebih dalam, sebetulnya kita bisa mengurai kunjungan dari Indonesia kebeberapa kota dibawahnya, hasil penguraian itu menujukan bahwa paling banyak pencari kata seks ataupun <em>sex </em>banyak dicari dari wilayah Jakarta kemudian disusul oleh kota pelajar Yogyakarta dan medan. <br />
<br />
<img src="../medias/images/google-trends-2.jpg" alt="Google" width="500" height="207" /><br />
<br />
Bagi anda yang masih penasaran, anda dapat mencoba <em>keyword-keyword</em> lain yang ada dalam benak anda dengan mengunjungi <strong><a href="http://www.google.co.id/trends" target="_blank"><em>Google Trends</em></a>.</strong> Coba anda simpulkan hasil pencarian yang dilakukan.<br />
<br />
Intropeksi bagi diri pribadi apakah masuk dalam pencari kata-kata itu di Internet atau tidak, yang bisa menilai adalah diri kita sendiri. Paling tidak kita punya malu bahwa negara kita memang trend untuk hal-hal yang seperti itu. <br />
<br />
Apa yang Harus Dilakukan?<br />
<br />
Hal yang pertama tentunya dimulai dari diri kita sendiri, kalaupun benar adanya kita merupakan bagian dari pencari kata-kata itu, oh iya..saya tidak menyentuh apa maksud pencarian kata-kata itu, mungkin tidak semua orang mencari kata-kata itu untuk hal negatif, bisa juga untuk kesehatan, kedokteran ataupun mengerjakan tugas kampus. <br />
<br />
Hal selanjutnya adalah kita mengajak lingkungan terdekat kita untuk tidak melakukan hal itu, ingatkan adik-adik kita, anak-anak kita untuk mencoba menggunakan internet secara sehat dan aman. Untuk kemajuan diri kita, untuk kemajuan keluarga kita, untuk kemajuan lingkungan kita dan untuk kemajuan negara kita. Sudah saatnya Indonesia dikenal dengan prestasinya, bukan keburukannya. InsyaAllah.
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//151/orang-indonesia-terbanyak-kelima-pencari-kata-sex-di-internet"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Belajar Pemrograman Dengan Metode Nyemplung</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//150/belajar-pemrograman-dengan-metode-nyemplung</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//150/belajar-pemrograman-dengan-metode-nyemplung</comments>
   			  <pubDate>Mon, 30 Aug 2010 13:06:28 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//150/belajar-pemrograman-dengan-metode-nyemplung</guid>
			  <description>Bagi sebagian orang belajar pemograman merupakan hal yang paling menyebalkan dan juga membosankan, biasanya hal itu muncul ketika mereka merasa belum mendapatkan efek dari belajarnya alias sebuah kemampuan. Belajar pemograman menurut saya bisa dilakukan dengan dua cara yaitu cara formal dan non formal atau dicemplungkan kedalam jurang pemograman. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Bagi sebagian orang belajar pemrograman merupakan hal yang paling menyebalkan dan juga membosankan, biasanya hal itu muncul ketika mereka merasa belum mendapatkan efek dari belajarnya alias sebuah kemampuan. Belajar pemrograman menurut saya bisa dilakukan dengan dua cara yaitu cara formal dan non formal atau dicemplungkan kedalam jurang pemograman. Lho kok dicemplungkan?<br />
<br />
Ada pepatah mengatakan,<em> bisa karena biasa </em>dan ada juga pepatah yang mengatakan <em>bisa karena terpaksa.</em> Kita masih ingat bagaimana cerita seseorang yang bisa langsung berenang karena takut tenggelam, bagaiman orang bisa lari dengan cepat karena ada anjing dibelakangnya dan cerita bagaimana seseorang bisa membuat sebuah <em>software </em>karena dikejar skripsi.. haha..kisah itu sepertinya ada gunannya juga buat kita.<br />
<br />
Metode belajar pemrograman umumnya memang dijalankan dengan metode yang teratur. Mulai dengan memperkenalkan algoritma pemogramannya hingga menulis sebuah <em>sourcecoce</em>. Misalnya bagi programmer PHP, biasanya dimulai dengan belajar algoritmanya kemudian menuliskan<em> hello word</em> hingga membuat sebuah aplikasi yang memang bisa digunakan. Belajar model seperti ini menurut saya sangat bagus karena akan membentuk seorang programmer yang rapih dalam menuliskan program dan cerdas dalam memetakan sebuah proses bisnis kedalam sebuah alur aplikasi. Hanya saja menurut saya metode seperti ini membutuhkan waktu yang cukup lama, dan biasanya hanya dapat dilakukan di sekolah ataupun universitas formal.<br />
<br />
Sekarang kasusnya begini, suatu saat perusahaan membutuhkan sebuah aplikasi berbasis web misalkan, dan tidak ada orang lain yang mempunyai kesempatan untuk membuatnya kecuali kita. sedangkan kita hanya mempunyai sedikit sekali kemampuan programming. Tentu butuh waktu cepat yang diberikan atasan kita untuk mempelajari sebuah bahasa pemograman. Disinilah metode dicemplungkan dijalankan, kita terpaksa harus nyemplung ke dunia pemrogramandengan sangat terpaksa.<br />
<br />
Pepatah kedua, kalau nasi sudah menjadi bubur jangan ditangisi, tapi kasih pernik-perniknya seperti ati ampela, kacang, seledri dan yang lainnya supaya menjadi bubur special ati ampela..hemm..jadi lapar... pepatah itu pas sekali untuk orang yang terlanjur tercebur ke dunia pemograman, butuh cepat bisa tetapi bingung memulai dari mana. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan metode mundur dimana kita tidak belajar secara terstruktur dari algoritmanya tetapi kita akan membongkar sebuah aplikasi, kemudian kita kotak-katik aplikasi itu...pelajari baris demi baris... cara selanjutnya adalah kita buat satu modul saja yang kita inginkan dengan meniru dari kode sumber yang ada. Pengalaman saya menunjukan belajar ini lebih cepat menghasilkan sebuah produk walaupun tetap membutuhkan waktu lama untuk menjadi teratur. Setidaknya untuk kejar tayang seperti skripsi kita bisa handle. <br />
<br />
Setelah kita lama berkecimpung dalam kodesumber yang kita bongkar, secara tidak sadar sebetulnya kita mempunyai kemampuan untuk membuat yang serupa, atau bahkan lebih bagus dari yang sebelumnya. Tidak percaya? silahkan dicoba
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//150/belajar-pemrograman-dengan-metode-nyemplung"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Aa, Saya Memilih Bergerak diluar Saja</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//149/aa-saya-memilih-bergerak-diluar-saja</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//149/aa-saya-memilih-bergerak-diluar-saja</comments>
   			  <pubDate>Sun, 29 Aug 2010 08:28:56 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//149/aa-saya-memilih-bergerak-diluar-saja</guid>
			  <description>Beberapa hari ini saya mulai intens lagi berhubungan dengan Aa Gym, guru sekaligus menjadi juragan saat masih berada di PT. Manajemen Qolbu, semuanya dimulai ketika Mang Yoyon dihubungi  Aa untuk berdiskusi masalah internet di kediaman beliau. Seperti biasanya serasa ipin dan upin, Mang Yoyonpun mengajak saya untuk menemui Aa. Hal yang diduga sebelumya ternyata benar terjadi, Aa kembali seperti dulu dengan beberapa keinginanannya yang menggebu-gebu, salahsatunya dengan mulai memanfaatkan media yang ada untuk menguatkan dakwah yang ada [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Beberapa hari ini saya mulai intens lagi berhubungan dengan Aa Gym, guru sekaligus menjadi juragan saat masih berada di PT. Manajemen Qolbu, semuanya dimulai ketika Mang Yoyon dihubungi&nbsp; Aa untuk berdiskusi masalah internet di kediaman beliau. Seperti biasanya serasa ipin dan upin, Mang Yoyonpun mengajak saya untuk menemui Aa. Hal yang diduga sebelumya ternyata benar terjadi, Aa kembali seperti dulu dengan beberapa keinginanannya yang menggebu-gebu, salahsatunya dengan mulai memanfaatkan media yang ada untuk menguatkan dakwah yang ada.<br />
<br />
Ketidakhadiran Aa dalam beberapa waktu di televisi ternyata tidak mengurangi orang yang ingin mendengarkan kata-kata darinya. Salah satu langkah yang kami tempuh adalah dengan membuat sebuah SMS center yang mendistribusikan tausiyah Aa secara gratis setiap hari dengan menggunakan long number, alhasil pulsa ditanggung Aa, dan ini disiasati dengan adanya donasi. Satu hal yang gak berubah adalah, ketika Aa menyampaikan kepada media, secara serta merta langsung orang tertarik untuk mencobanya. Kami memasang 2 buah GSM modem untuk coba menangani request yang masuk. Subhanallah sekali diumumkan oleh Aa, 2 GSM modem itu langsung ngehank karena lebih dari seribu SMS masuk dalam waktu kurang dari 1 jam hingga terjadi tabrakan antara SMS masuk dan keluar. Kami mensiasati dengan menjadikan satu nomor untuk incoming SMS dan yang satu lagi untuk outgoing SMS, ternyata masih berat juga untuk memproses pengiriman SMS yang mencapai lebih dari 6.000 SMS sehari. akhirnya kami beli modem baru lagi dan saat ini sudah terpasang 4 modem GSM.<br />
<br />
Oh iya, saya tidak membahas teknis yang tadi, yang saya akan share ke teman-teman adalah ternyata saya dan mang yoyon lebih nyaman dengan kondisi sekarang ini, tidak ada rasa cangguh ke Aa Gym berbeda saat kami masih menjadi bagian dari civitas Daarut Tauhiid, sekarang bisa lebih nyaman berkomunikasi, memberi masukan dan mengerem keinginan Aa yang terlalu cepat supaya semuanya berjalan normal. Aa pun saya pikir demikian juga, lebih nyaman berkomunikasi. Oleh karena itu saya dan mang yoyonn lebih memilih diluar untuk mendukung dakwah yang Aa lakukan, buat kami ini lebih baik dan lebih mantab. Bagi saya ini adalah sebagai rasa terima kasih kepada Aa yang telah menjadi jalan.<br />
<br />
Setelah lama tidak bersilaturahmi dengan Daarut Tauhiid ada kesan tersendiri, saya memakai kaos dan jeans saat hari senin bertemu dengan teman-teman di DT yang menggunakan baju koko putih dan koko hitam, Asyik.
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//149/aa-saya-memilih-bergerak-diluar-saja"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Prediksi Dunia Teknologi Informasi Tahun 2010</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//146/prediksi-dunia-teknologi-informasi-tahun-2010</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//146/prediksi-dunia-teknologi-informasi-tahun-2010</comments>
   			  <pubDate>Wed, 06 Jan 2010 06:04:39 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//146/prediksi-dunia-teknologi-informasi-tahun-2010</guid>
			  <description>Setiap tahun perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memeliki tren yang sangat bagus walaupun terkadang terkendala dengan adanya krisis ekonomi atau krisis lainnya yang secara langsung menghambat pertumbuhan teknologi informasi. Tahun 2009 menjadi tahun yang bersejarah bagi beberapa pelaku industry internet, kita ambil contoh saja seperti facebook yang meraup keuntungan besar dan dari data statistikpun menunjukan peningkatan signifikan hingga alexa.com, sebuah situs yang mencatat pertumbuhan dan statistic sebuah situs mencatatkan facebook diurutan kedua setelah google.com. Lalu apasaja prediksi yang akan terjadi seputar teknologi informasi di tahun 2010? [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Setiap tahun perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memeliki tren yang sangat bagus walaupun terkadang terkendala dengan adanya krisis ekonomi atau krisis lainnya yang secara langsung menghambat pertumbuhan teknologi informasi. Tahun 2009 menjadi tahun yang bersejarah bagi beberapa pelaku industry internet, kita ambil contoh saja seperti facebook yang meraup keuntungan besar dan dari data statistikpun menunjukan peningkatan signifikan hingga alexa.com, sebuah situs yang mencatat pertumbuhan dan statistic sebuah situs mencatatkan facebook diurutan kedua setelah google.com. Lalu apasaja prediksi yang akan terjadi seputar teknologi informasi di tahun 2010?<br />
<br />
<strong>Media Internet</strong>
<p>
Pengembangan aplikasi Internet makin meningkat. Alasan utamanya adalah karena dipandang lebih memberikan kemudahan dan keluwesan bagi jenis organisasi manapun. Kemudahan aplikasi berbasis Internet seperti e-Office menggunakan Google Documents, bahkan Social Networking Sites seperti Facebook akan semakin membuka peluang aplikasi-aplikasi lain seperti di lingkungan bisnis. Banyak aplikasi-aplikasi yang dimigrasikan ke basis web untuk memudahkan pengoprasiannya. Selain itu, pertumbuhan content yang innovative akan menghiasi situs-situs baru yang bermunculan, ini disebabkan karena banyak orang kreatif yang melirik media internet sebagai salah satu alternative media.<br />
<br />
Pertumbuhan juga akan terlihat tidak hanya dari sisi aplikasi saja, pengguna internet Indonesia diprediksi akan naik 25% seiring dengan prediksi pertumbuhan pasar IT yang juga naik 25%. Pertumbuhan ini didorong oleh semakin murahnya harga perangkat keras pendukung seperti Personal Computer, Laptop hingga modem untuk koneksi ke Internet. Banyaknya pilihan operator yang menyajikan beragam harga dan jenis layanan internet juga akan memacu pertumbuhan pengguna internet di Indonesia ditambah lagi semakin meluasnya distribusi infrastruktur internet hingga ke Indonesia bagian timur.<br />
<strong><br />
Mobile</strong><br />
<br />
Mengulang sukses ditahun 2009, perangkat mobile yang mengedepankan fitur social network akan tetap menghiasi perkembangan ditahun 2010. Persaingan antar vendor yang besar dengan vendor-vendor dari asia menyebabkan fasilitas dari tiap perangkat mobile semakin meningkat dan bervariatif, selain itu harganyapun diprediksi akan semakin murah karena ketatnya persaingan. Handphone-handphone ini diprediksi akan terus mengadopsi content yang terus tumbuh di internet dan juga mengadobsi teknologi terbaru dari sisi koneksi internetnya. Handphone berjenis touchscreen dan QWERTY Keypad akan menghiasi pasar handphone di Indonesia.<br />
<br />
Pemain besar seperti Yahoo, Google dan Microsoft  sudah masuk ke Indonesia dengan serius, khususnya Yahoo. Trend telekomunikasi masuk ke dalam feature phone, transisi dari antara telepon genggam biasa dan smartphone. Blackberry adalah contoh smart phone.<br />
<br />
Sisi aplikasi mobile juga diprediksi semakin inovatif, layanan SMS Premium berlangganan diprediksi akan mengalami penurunan karena tinggat kejenuhan yang memuncak ditahun 2010, namun inovasi baru akan muncul yang berfokus pada bagaimana aplikasi bisa menghubungkan satu pengguna dengan pengguna lain. Mobile advertising akan mengalami banyak eksperimen dan model. Inovasi ini ada yang akan bertahan dan banyak pula yang tidak. Location based service akan mulai diperkenalkan, seperti kita akan mendapatkan penawaran khusus jika berada di lokasi tertentu.<br />
<strong><br />
Digital Content dan Game</strong><br />
<br />
Konten digital akan dibundle dengan biaya berlangganan pita koneksi, yang disebut sebagai Freemium. Seperti gratis tapi bayar. Modelnya serupa berlangganan cable TV . Konten yang ditawarkan adalah musik, games dan banyak lagi. Pengiklan akan masuk ke menawarkan konten premium secara gratis bila kita membeli produk, misalnya membeli barang sebagai tiket untuk nonton, atau mendapatkan musik dan games. Pembayaran micropayment via online akan menjadi mudah dan terpercaya. Semua pemain besar akan masuk ke sini dan mulai bersaing. Perlu waktu 2-3 tahun sehingga terjadi standar industri dan baru pemain besar akan mulai bekerja sama dan terjadi kompatibilitas.<br />
<br />
Game Online akan terus menghiasi pertumbuhan game di tanah air, diprediksi akan banyak game-game local yang bermunculan yang membawa citra dan rasa local juga, namun dominasi game online masih dipegang oleh game-game asal korea. Selain game online, game berbasis mobile juga diprediksi semakin meningkat seiring dengan meningkatnya perangkat mobile yang ada di Indonesia.<br />
<br />
<strong>Industri IT</strong><br />
<br />
Vendor dan operator pesar diprediksi akan mulai menjalankan bisnis yang dapat menyatukan antara Infrastruktur, media dan content. Ditandai dengan Telkom yang tidak hanya focus pada layanan infrastruktur saja tetapi mulai merambah ke bisnis digital content yang dihadirkan melalui IPTV hingga fokusnya pada layanan portal seperti online shopping. Krisis ditahun tahun sebelumnya menjadikan industri IT akan lebih efiesien menggunakan financial namun akan lebih innovative. <br />
<br />
Sumber daya manusia yang berfokus pada teknologi informasi yang semakin banyak jumlah dan kualitasnya akan memacu membesarnya industry-industri kecil, penyerapan SDM IT dari kalangan sekolah menengah kejuruan diprediksi semakin meningkat, hal ini dikarenakan meningkatnya kualitas lulusan SMK IT dan efesiensi yang ada di perusahaan.<br />
</p>
<p>
&nbsp;
</p>
<p>
&nbsp;
</p>
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//146/prediksi-dunia-teknologi-informasi-tahun-2010"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Beratnya Kala Ulama Berhutang Budi</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//144/beratnya-kala-ulama-berhutang-budi</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//144/beratnya-kala-ulama-berhutang-budi</comments>
   			  <pubDate>Fri, 25 Dec 2009 19:20:17 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//144/beratnya-kala-ulama-berhutang-budi</guid>
			  <description>Disadari atau tidak semua orang pasti mengalami yang namanya hutang budi, bukan berhutang kepada si Budi tetapi berhutang kepada seseorang. Dimana hutang itu tidak hanya bersifat materi saja seperti uang dan barang tetapi juga pertolongan-pertolongan lain yang pernah diberikan. Hutang budi bisa menimpa siapa saja, tidak mengenal usia ataupun jenis kelamin dan tidak pula mengenal profesi seseorang, baik itu seorang presiden hingga pemulung sampah dipinggiran kota. Tidak terkecuali adalah untuk seorang ulama, sungguh berat ketika ulama sudah berhutang budi. Kenapa? [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <!--[if gte mso 9]><xml>
<w:WordDocument>
<w:View>Normal</w:View>
<w:Zoom>0</w:Zoom>
<w:TrackMoves/>
<w:TrackFormatting/>
<w:PunctuationKerning/>
<w:ValidateAgainstSchemas/>
<w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid>
<w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent>
<w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText>
<w:DoNotPromoteQF/>
<w:LidThemeOther>EN-US</w:LidThemeOther>
<w:LidThemeAsian>X-NONE</w:LidThemeAsian>
<w:LidThemeComplexScript>X-NONE</w:LidThemeComplexScript>
<w:Compatibility>
<w:BreakWrappedTables/>
<w:SnapToGridInCell/>
<w:WrapTextWithPunct/>
<w:UseAsianBreakRules/>
<w:DontGrowAutofit/>
<w:SplitPgBreakAndParaMark/>
<w:DontVertAlignCellWithSp/>
<w:DontBreakConstrainedForcedTables/>
<w:DontVertAlignInTxbx/>
<w:Word11KerningPairs/>
<w:CachedColBalance/>
</w:Compatibility>
<w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel>
<m:mathPr>
<m:mathFont m:val="Cambria Math"/>
<m:brkBin m:val="before"/>
<m:brkBinSub m:val="--"/>
<m:smallFrac m:val="off"/>
<m:dispDef/>
<m:lMargin m:val="0"/>
<m:rMargin m:val="0"/>
<m:defJc m:val="centerGroup"/>
<m:wrapIndent m:val="1440"/>
<m:intLim m:val="subSup"/>
<m:naryLim m:val="undOvr"/>
</m:mathPr></w:WordDocument>
</xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml>
<w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"
DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"
LatentStyleCount="267">
<w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/>
<w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/>
</w:LatentStyles>
</xml><![endif]-->
<!--
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:"Cambria Math";
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:1;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-format:other;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}
@font-face
{font-family:Calibri;
panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
margin-top:0in;
margin-right:0in;
margin-bottom:10.0pt;
margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoPapDefault
{mso-style-type:export-only;
margin-bottom:10.0pt;
line-height:115%;}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
-->
<!--[if gte mso 10]>
<style>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
</style>
<![endif]-->
<p>
Disadari atau tidak semua orang pasti mengalami yang namanya
hutang budi, bukan berhutang kepada si Budi tetapi berhutang kepada seseorang.
Dimana hutang itu tidak hanya bersifat materi saja seperti uang dan barang tetapi
juga pertolongan-pertolongan lain yang pernah diberikan. Hutang budi bisa
menimpa siapa saja, tidak mengenal usia ataupun jenis kelamin dan tidak pula
mengenal profesi seseorang, baik itu seorang presiden hingga pemulung sampah
dipinggiran kota. Tidak terkecuali adalah untuk seorang ulama, sungguh berat
ketika ulama sudah berhutang budi. Kenapa?
</p>
<p>
Jika seorang presiden mampu terpilih kembali menjadi
presiden untuk periode berikutnya sudah dipastikan ada budi para pendukungnya
khususnya partai pengusungnya, makanya kita kenal dengan istilah politik balas
budi akhir-akhir ini. Terkadang presiden yang bijak bisa membedakan mana yang
harus dibalas dan mana yang sesuai prinsip, jangan sampai sebuah keputusan
penting bisa menjadi kacau balau karena ingin balas budi ke partai pengusung.
</p>
<p>
Namun ketika hutang budi kepada seorang ulama ini yang akan
menjadi berat dan susah, ulama disini saya tidak batasi hanya kepada seorang
kiayi ataupun ustadz namun saya perluas definisinya menjadi orang-orang yang
berilmu, khusunya ilmu agama. Hutang budi bisa menjadi buah simalakama bagi
ulama, hanya ulama-ulama yang bijak dan teguh pendirian yang dapat
mengatasinya.
</p>
<p>
Contoh sederhana jikalau ada seorang ulama yang memiliki
ketergantungan secara ekonomi kepada seseorang, ataupun jangan jauh-jauh sampai
ketergantungan, sering dibantu saja sudah membuat pusing dan menjadi bingung
jikalau ada sesuatu yang tidak sesuai dengan aturan agama islam yang terjadi
pada orang yang memberikan budi. Terkadang langkah itu terhenti ketika ingat
jasa-jasa yang telah diberikan kepada dirinya itu sehingga apa yang
disampaikannya hanya dapat menyentuh tingkat pemahaman keislaman yang umum dan
tidak dapat berkata-kata ketika ada sesuatu yang disampaikan yang cukup saklek,
atau berat.
</p>
<p>
Ulama yang baik adalah ulama yang dapat memisahkan antara
balas budi dengan suatu kewajiban untuk mengingatkan. Seorang ulama harus yakin
bahwa yang benar wajib disampaikan dan yang salah harus diperbaiki walaupun
kepada seseorang yang sudah menopang hidupnnya, secara saerat, karena
sebetulnya hanya jalan Allah memberikan rizki. Ketika ada keraguan untuk
mengingatkan sang pemberi budi sudah dipastikan semuanya akan menjadi bias
karena ketakutan kran rizki akan sedikit mampet terlebih-lebih jika pemberi
budi tidak suka diperingati ataupun diingatkan untuk hal-hal tertentu.
</p>
<p>
Siapapun sahabat yang baca, baik sahabat seorang ulama atau
bukan, ketika sahabat berhutang budi kepada seseorang adan seseorang itu
melakukan salah, jangan takut untuk mengingatkannya. Semuanya harus dilandasi
rasa sayang dan cinta, Karena hakekatnya mengingatkan seseorang untuk berubah
menjadi lebih baik adalah tanda cinta dan sayang seseorang dan pastikan cukup
Allah yang menjadi penolong, Wallahualam bissowab, Mudah-mudahan bermanfaat.
</p>
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//144/beratnya-kala-ulama-berhutang-budi"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Mengenal Virus pada File Dokumen</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//143/mengenal-virus-pada-file-dokumen</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//143/mengenal-virus-pada-file-dokumen</comments>
   			  <pubDate>Sun, 20 Dec 2009 17:16:52 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//143/mengenal-virus-pada-file-dokumen</guid>
			  <description>Istilah &quot;Banyak Jalan menuju ke Roma&quot; atapun &quot;Tak ada tali akarpun jadi&quot; sepertinya saat ini tidak hanya dapat dipergunakan oleh manusia saja, tetapi viruspun sudah menggunakan istilah ini dalam penyebarannya. Pembuat virus sepertinya tidak kehabisan akal untuk mencari jalan baru untuk melakukan serangan kepada komputer korban atau sistem jaringan yang menjadi target. Salah satu jalan yang ditempuh adalah dengan memanfaatkan file dokumen yang hampir setiap pengguna komputer menggunakannya setiap menyalakan komputer. Modus pemanfaatan dokumen itu sendiri dilakukan dengan melakukan penyamaran sebagai file dokumen atau menyisipkan di file dokumennya itu sendiri. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Istilah &quot;Banyak
Jalan menuju ke Roma&quot; atapun &quot;Tak ada tali akarpun jadi&quot; sepertinya saat ini
tidak hanya dapat dipergunakan oleh manusia saja, tetapi viruspun sudah
menggunakan istilah ini dalam penyebarannya. Pembuat virus sepertinya tidak
kehabisan akal untuk mencari jalan baru untuk melakukan serangan kepada
komputer korban atau sistem jaringan yang menjadi target. Salah satu jalan yang
ditempuh adalah dengan memanfaatkan file dokumen yang hampir setiap pengguna
komputer menggunakannya setiap menyalakan komputer. Modus pemanfaatan dokumen
itu sendiri dilakukan dengan melakukan penyamaran sebagai file dokumen atau
menyisipkan di file dokumennya itu sendiri.<br />
<br />
<strong>Kenapa Mesti Dokomen?</strong><br />
<br />
Hampir semua
komputer yang ada saat ini pasti terpasang aplikasi Office Suite seperti
Microsoft Office ataupun Program Office lainnnya, hal ini terjadi karena
rata-rata komputer rumahan dan komputer perkantoran digunakan untuk memproses
dokumen, baik hanya dokumen text sederhana maupun dokumen yang rumit. Hal
inilah yang dimanfaatkan oleh para pembuat virus sebagai jalan masuknya virus
kekomputer korban atau merusak file dokumennya itu sendiri. Kecerobohan dan
ketidaktauan pengguna juga menjadi jalan emuk untuk sebuah virus dalam
menjalankan seranganmya. Selain dari sering digunakan, file dokumen juga
memiliki ukuran yang kecil-kecil, apalagi didokumen tersebut tidak disisipi
gambar. Dengan ukuran yang sangat kecil file-file dokumen akan sangat mudah
ditransfer kesana kemari baik menggunakan media online ataupun harddrive
seperti flashdisk dan disket.<br />
<br />
Mobilitas file
dokumen yang sangat tinggi inilah yang dimanfaatkan oleh pembuat virus untuk
lebih gencar melakukan penyebaran virus, sebagai contoh seorang mahasiswa
membuat satu dokumen tugas akhir, secara tidak tau dokumen tersebut disisipi
virus yang membahayakan, karena merasa aman, file dokumen tugas akhir digunakan
teman-temannya sebagai contoh, alhasil file tersebut sangat cepat menyebar dan
menyebar.&nbsp; 
<br />
<br />
Adalah virus Kangen yang mempunyai kemiripan dengan virus Pesin dengan
beberapa perbedaan kecil. Sama seperti Pesin atau MyHeart, Kangen menyebar
melalui disket dan jaringan (File Sharing) dan akan membuat file yang
mengandung virus mirip dengan dengan icon file dokumen Microsoft Word dengan
ekstensi EXE (executable). Dalam menyebarkan dirinya melalui jaringan (file
sharing), Kangen tidak dapat berjalan secara otomatis melainkan memerlukan
bantuan pihak ketiga untuk menjalankan file yang telah terinfeksi. Dengan modus
penyamaran sebagai file Microsoft Word dengan nama file kangen, maka orang awam
bisa saja langsung mengklik dan secara otomatis akan menjalankan virus tadi,
munculah aplikasi microsoft word yang berisikan lagu kangen milik Dewa 19
sebagai tanda bahwa komputer tersebut telah terinfeksi dan siap menerima
akibatnya.&nbsp;
<br />
<br />
Virus Dokumen yang
paling sepuh adalah virus macro yang terdapat di file Dokumen, walaupun virus
ini saat ini tidak terlalu berbahaya, namun keberadaannya terkadang sangat
menyebalkan, oleh karena itu vendor-vendor pembuat aplikasi Office Suite selalu
menyertakan antivirus internal yang mendeteksi keberadaan virus ini sebelum
dokumen dibuka.<br />
<br />
<strong>Kenali Karakateristiknya</strong><br />
<br />
Banyaknya
jenis virus komputer yang ada semakin banyak pula karakteristik yang terdapat
pada masing-masing virus. Untuk jenis virus yang berhubungan dengan dokumen
biasanya beraksi dengan menyamar diri menjadi file documennya itu sendiri,
misalkan dengan memasang icon microsoft word pada dirinya sehingga korban mudah
tertipu karena sebenarnya file tersebut bukan word asli melainkan exe. Virus
penyerang dokumen biasanya mempunyai ukuran file yang kecil-kecil, hal ini
kemungkinan untuk mempermudah penyebaran, ukuran file virus penyerang dokumen
tidak lebih dari 100 Kilobytes. Tipe infeksi yang sering dilakukan biasanya
menghidden file dokumen yang kita punya atau merusak isi dari dokumen itu
sendiri, yang paling berhaya adalah ketika virus melakukan penghapusan file
dokumen. Virus penyerang dokumen&nbsp;
biasanya akan selalu menggandakan dirinya setelah komputer korban
terinfeksi, hal pertama yang dilakukannya adalah mematikan service-service yang
ada dimemory sehingga service tadi tidak menghapusnya. Hal yang paling
berbahaya adalah ketika virus selalu melakukan restart terhadap sistem, jika
kejadian ini terjadi berulang ulang akan menyebabkan harddisk crash dan tidak
bisa digunakan lagi.<br />
<br />
<strong>Tindakan Preventif</strong><br />
<br />
Menjadi
sebuah keharusan jika anda pengguna Microsoft Windows untuk selalu memasang
antivirus dikomputer anda, tetapi jangan merasa nyaman dulu jika antivirus anda
jarang diupdate, oleh karena itu updating antivirus akan sangat membantu anda
dalam menangkal atau menghindari virus-virus terbaru. Hal lain yang harus
dilakukan adalah sikap kehati-hatian kita yang harus ditingkatkan, ketika kita
mengcopy file dari tempat-tempat umum seperti laboratorium, warnet atau
komputer teman, pastikan tidak ada virus yang ikut didalamnya dengan melakukan
scanning terlebih dahulu atau melihat secara fisik file-file yang ada
didalamnya. Andai saja komputer anda terlanjur sudah terinfeksi, maka yang harus
anda lakukan adalah dengan mencari removalnya jika antivirus yang anda miliki
tidak&nbsp; bekerja atau dengan berkunjung ke
website-website yang menyediakan panduan penghapusan virus tertentu.<br />
<br />
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//143/mengenal-virus-pada-file-dokumen"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Berkunjung ke Bobotoh Persib On The Net.</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//142/berkunjung-ke-bobotoh-persib-on-the-net</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//142/berkunjung-ke-bobotoh-persib-on-the-net</comments>
   			  <pubDate>Sun, 06 Dec 2009 07:06:25 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//142/berkunjung-ke-bobotoh-persib-on-the-net</guid>
			  <description>Siapa yang tak kenal nama besar persib dikancah Persebakbolaan Indonesia? Buat anda bobotoh pasti pertanyaan itu dengan mudah untuk dijawab. Bobotoh merupakan panggilan untuk pendukung persib bandung. Nah untuk bobotoh semua rasanya anda harus dan wajib tau situs komunitas bobotoh di internet atau Bobotoh on the net dan juga sering disebut sebagai situs bobotoh persib saalam dunya. Nama situsnya adalah www.persib-bandung.or.id [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <!--[if gte mso 9]><xml>
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
X-NONE
</xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml>
</xml><![endif]-->
<!--[if gte mso 10]>
<style>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}
</style>
<![endif]-->
Siapa yang tak kenal nama besar persib dikancah Persebakbolaan Indonesia?
Buat anda bobotoh pasti pertanyaan itu dengan mudah untuk dijawab. Bobotoh
merupakan panggilan untuk pendukung persib bandung. Nah untuk bobotoh semua
rasanya anda harus dan wajib tau situs komunitas bobotoh di internet atau
Bobotoh on the net dan juga sering disebut sebagai situs bobotoh persib saalam
dunya. Nama situsnya adalah www.persib-bandung.or.id<br />
<br />
Persib-bandung.or.id merupakan situs non komersial yang dikelola para
pendukung persib itu sendiri. Tujuannya untuk memberikan informasi yang lengkap
seputar persib bandung. Selain itu situs ini memberikan kemudahan bagi
bobotoh untuk saling bertukar pikiran, ide serta bercengkrama dengan bobotoh lainnya.
Menurut catatan alexa.com, Persib-bandung.or.id ternyata masuk kedalam 100 ribu
besar peringkat dunia yaitu diangka 74.000 dengan trend yang terus naik, dengan
jumlah kunjungan perhari rata-rata 22.000 IP dengan hit mencapai 63.000 klik
perhari. Dengan statistic demikian, menempatkan persib-bandung.or.id menjadi
situs komunitas pendukung club sepakbola Indonesia&nbsp; yang paling popular dan paling banyak
dikunjungi.<br />
<br />
Fasilitas yang ditawarkanpun tidak
kalah dengan statistic yang dihadirkan, dengan fasilitas ini sudah barang tentu
bobotoh dimanjakan dengan informasi yang lengkap tentang persib. Fasilitas itu
antara lain:<br />
<br />
1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Jadwal
Pertandingan<br />
Fasilitas ini adalah fasilitas yang paling dicari, sehingga pantai jadwal
pertandingan terdekat dipasang sangat terlihat dengan disajikan berupa gambar
yang menarik dibagian tengah halaman. Dilengkapi dengan jam, tempat
pertandingan serta menginformasikan media manasaja yang menyiarkan pertandingan
persib itu. Tak tertinggal, disebelahnya ada informasi pertandingan terakhir
yang dijalani persib berikut skor akhirnya.<br />
<br />
2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; News
Update<br />
Informasi tentang
persib semuanya ada disini, walaupun merupakan saduran dari media-media online
lainnya, namun pengelola mampu meng-agregasi sehingga memudahkan bobotoh atau
pengunjung untuk mendapatkan informasi terbaru tentang persib. <br />
<br />
3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Sekilas
Persib<br />
Informasi ini
disajikan dalam menu dibagian samping, mulai dari sejarah persib,daftar pemain
atau sekuad tiap tahunnya, hingga tentang liga internal persib dan persib
junior.<br />
<br />
4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Klasemen<br />
Dibagian depat
dimunculkan klasemen ringkasan dengan tetap memperlihatkan posisi persib, dan
dihalaman detail anda dapat melihat klasemen secara detail untuk liga Indonesia
beserta daftar pencetak gol terbanyak.<br />
<br />
5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Artikel<br />
Fasilitas ini
merupakan salah satu jalan bobotoh untuk menulis sesuatu tentang persib yang
disajikan dalam bentuk artikel. Jadi bobotoh bisa mengirimkan artikel ke
pengelola untuk segera ditampilkan disitus komunitas bobotoh ini.<br />
<br />
6.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Forum<br />
Sebagai situs
komunitas, sudah dipastikan forum harus ada, forum ini memungkinkan bobotoh
untuk saling bertukar ide, pikiran dan ngobrol hal-hal lain yang tentunya
mempunyai hubungan dengan persib.<br />
<br />
7.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Foto
Galeri<br />
Nah untuk bobotoh
yang ingin eksis dengan fotonya, fasilitas ini memungkinkan anda untuk memasang
galeri photo yang nantinya dapat dikomentari oleh pengunjung lain, digaleri ini
juga disediakan foto-foto pemain persib.<br />
<br />
Untuk memudahkan hubungan
pengunjung dengan pengelola, dibagian kanan terdapat kumpulan beberapa Yahoo
Online Indicator untuk admin dan redaksi, sehingga anda mudah untuk menghubungi
pengelola situs ini. Anda juga dapat melihat jadwal acara yang membahas persib
dimedia televisi dan radio yang ada dikota bandung khususnya melalui situs ini.
Sebagai pelengkap, situs persib-bandung.or.id juga menyediakan pernak-pernik
persib yang dapat dibeli langsung hingga download wallpaper persib. <br />
<br />
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//142/berkunjung-ke-bobotoh-persib-on-the-net"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Tips Awet Baterai Laptop Saat Dipakai</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//141/tips-awet-baterai-laptop-saat-dipakai</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//141/tips-awet-baterai-laptop-saat-dipakai</comments>
   			  <pubDate>Sun, 06 Dec 2009 06:18:55 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//141/tips-awet-baterai-laptop-saat-dipakai</guid>
			  <description>Jika anda banyak menghabiskan banyak waktu di depan laptop anda, mungkin anda dihadapkan pada masalah yang menghantui sebagian besar pengguna laptop, yaitu umur baterai yang pendek. Bahkan laptop kesayangan anda seringkali harus mati pada saat yang paling buruk. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ Jika anda banyak menghabiskan banyak waktu di depan laptop anda, mungkin anda dihadapkan pada masalah yang menghantui sebagian besar pengguna laptop, yaitu umur baterai yang pendek. Bahkan laptop kesayangan anda seringkali harus mati pada saat yang paling buruk.Berikut adalah beberapa cara untuk memperpanjang umur baterai:<br />
<br />
<ol>
	<li>Optimisasi Power Settings<br />
	Tampilan pada layar dan hard disk adalah dua sumber konsumsi baterai terbesar. Kebanyakan laptop datang dengan skema penggunaan energi yang dapat memperpanjang baterai laptop anda. Pastikan anda memilih &quot;Max Power&quot; untuk menghemat sebanyak mungkin tenaga.<br />
	</li>
	<li>Redupkan Layar Anda<br />
	Semakin terang layar anda, semakin banyak tenaga yang dibutuhkan. Jika anda tidak dapat bekerja dengan yang redup, setidaknya buatlah ia secara otomatis menjadi lebih redup saat tidak digunakan.<br />
	</li>
	<li>Singkirkan Peralatan Eksternal<br />
	Singkirkan atau matikan USB saat tidak digunakan.<br />
	</li>
	<li>Jangan gunakan WiFi atau Bluetooth<br />
	Seperti peralatan eksternal, WiFi dan Bluetooth mengkonsumsi banyak tenaga. Matikan saat tidak digunakan, maka kerja laptop anda akan menjadi lebih ringan.<br />
	</li>
	<li>Jangan menggunakan CD/DVD drive<br />
	Hard drive mengkonsumsi banyak energi, tapi CD/DVD drive mengkonsumsi lebih banyak lagi. Cobalah untuk menyimpan informasi pada hard drive dan gunakan dari sana.<br />
	</li>
	<li>Hibernate, jangan Standby<br />
	Standby mengurangi penggunaan energi, namun tidak sebanyak hibernation yang membuat pemakaian energi menjadi nol saat tidak aktif.<br />
	</li>
	<li>Jangan melakukan Multitasking<br />
	Cobalah untuk mengerjakan satu hal setiap waktu saat anda mengandalkan baterai. Semakin banyak aplikasi yang jalankan, semakin besar beban yang ditanggung laptop anda.<br />
	</li>
	<li>Tutup program yang tidak diperlukan<br />
	Semakin banyak program yang sedang berjalan, semakin berat laptop anda bekerja. Tutuplah program - program yang tidak dibutuhkan (printer manager, Itunes, desktop search, dll).<br />
	</li>
	<li>Matikan Scheduled Task<br />
	Jika anda menggunakan scheduled task untuk menjalankan program, aturlah sedemikian sehingga tugas tersebut tidak berjalan saat baterai laptop anda sedang rendah.<br />
	</li>
	<li>Jangan bermain game<br />
	Jika anda tidak memiliki pekerjaan untuk dilakukan, hindarilah bermain game atau menonton DVD. Aktivitas ini menggunakan lebih banyak tenaga dibandingkan membuka email atau menggunakan word processor.<br />
	</li>
	<li>Kondisikan Baterai Anda<br />
	Baterai baru tidak diisi saat pertama kali anda terima dan membutuhkan proses conditioning untuk dapat mencapai kapasitas puncak. Conditioning biasanya mencakup pengisian penuh dan pengosongan baterai sampai tiga atau lima kali.<br />
	</li>
	<li>Latihlah Baterai anda<br />
	 Anda tidak boleh meninggalkan baterai yang sedang diisi; menganggur untuk waktu yang lama. Cobalah menggunakan baterai anda sekali dalam sebulan agar baterai anda tidak kehilangan kapasitasnya.<br />
	</li>
	<li>Bersihkan kontak metal baterai<br />
	Pemindahan tenaga yang efisien juga dapat memperpanjang umur baterai anda. Cobalah membersihkan kontak metal setiap beberapa bulan dengan kain halus dan sedikit alkohol.<br />
	</li>
	<li>Tetap Sejuk<br />
	Sama seperti peralatan elektronik lainnya, laptop anda beroperasi dengan lebih efisien jika ia dijaga agar tetap sejuk.<br />
	</li>
	<li>Hindarilah suhu ekstrim<br />
	Jangan biarkan baterai laptop terbuka pada temperatur ekstrim atau cahaya matahari langsung.<br />
	</li>
	<li>Defrag secara regular<br />
	Defragmenting hard drive dapat mengatur ulang file yang ada, sehingga mereka dapat digunakan secara lebih efisien. Semakin efisien kerja hard drive anda, semakin kecil beban yang diterima oleh baterai.<br />
	</li>
	<li>Tambahkan memori<br />
	Anda dapat memperkecil ketergantungan memori virtual dan mengurangi konsumsi energi dengan menambahkan memori pada laptop anda.<br />
	</li>
	<li>Tambahkan Baterai kedua<br />
	Jika anda ingin memaksimalkan produktivitas dari mobilitas laptop anda, sebaiknya anda memiliki baterai cadangan ditangan anda.</li>
</ol>
Nah itu ketika dipakai, sedikit info dari temen-temen bahwa kalau memungkinkan kita untuk mencabut batere laptop kita setiap kita dipakai untuk jangka waktu yang sangat lama katanya akan lebih bagus jadi laptop kita seperti desknote langsung ke power, simpan baterre kita. Ya pasti bagus, batere akan awet. Tapi resikonya ketika mati lampu harus siap-siap kehilangan file atau pekerjaan tidak tersave.
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//141/tips-awet-baterai-laptop-saat-dipakai"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Orang Jawa Cenderung Lebih Pede Ketimbang Orang Sunda</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//140/orang-jawa-cenderung-lebih-pede-ketimbang-orang-sunda</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//140/orang-jawa-cenderung-lebih-pede-ketimbang-orang-sunda</comments>
   			  <pubDate>Sat, 28 Nov 2009 21:08:24 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//140/orang-jawa-cenderung-lebih-pede-ketimbang-orang-sunda</guid>
			  <description>Lahir dilingkungan jawa campur sunda membuat saya merasa nyaman, bagaimana tidak, saya bisa berbicara dengan fasih dua bahasa yang paling popular ditanah jawa ini yaitu bahasa jawa dan sunda. Saya tidak kesulitan berkomunikasi dengan orang sunda begitupun ketika berkomunikasi dengan orang jawa walaupun terkadang lawan bicara aneh ada kata-kata yang bercampur satu sama lain. Kali ini saya akan coba mencermati tingkat kepercayaan diri antara orang sunda dan jawa khususnya dalam berbicara ditempat-tempat umum.  [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <!--[if gte mso 9]><xml>
<w:WordDocument>
<w:View>Normal</w:View>
<w:Zoom>0</w:Zoom>
<w:TrackMoves/>
<w:TrackFormatting/>
<w:PunctuationKerning/>
<w:ValidateAgainstSchemas/>
<w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid>
<w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent>
<w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText>
<w:DoNotPromoteQF/>
<w:LidThemeOther>EN-US</w:LidThemeOther>
<w:LidThemeAsian>X-NONE</w:LidThemeAsian>
<w:LidThemeComplexScript>X-NONE</w:LidThemeComplexScript>
<w:Compatibility>
<w:BreakWrappedTables/>
<w:SnapToGridInCell/>
<w:WrapTextWithPunct/>
<w:UseAsianBreakRules/>
<w:DontGrowAutofit/>
<w:SplitPgBreakAndParaMark/>
<w:DontVertAlignCellWithSp/>
<w:DontBreakConstrainedForcedTables/>
<w:DontVertAlignInTxbx/>
<w:Word11KerningPairs/>
<w:CachedColBalance/>
</w:Compatibility>
<w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel>
<m:mathPr>
<m:mathFont m:val="Cambria Math"/>
<m:brkBin m:val="before"/>
<m:brkBinSub m:val="--"/>
<m:smallFrac m:val="off"/>
<m:dispDef/>
<m:lMargin m:val="0"/>
<m:rMargin m:val="0"/>
<m:defJc m:val="centerGroup"/>
<m:wrapIndent m:val="1440"/>
<m:intLim m:val="subSup"/>
<m:naryLim m:val="undOvr"/>
</m:mathPr></w:WordDocument>
</xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml>
<w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"
DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"
LatentStyleCount="267">
<w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/>
<w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/>
</w:LatentStyles>
</xml><![endif]-->
<!--
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:"Cambria Math";
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}
@font-face
{font-family:Calibri;
panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
margin-top:0in;
margin-right:0in;
margin-bottom:10.0pt;
margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-fareast-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
.MsoPapDefault
{mso-style-type:export-only;
margin-bottom:10.0pt;
line-height:115%;}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
-->
<!--[if gte mso 10]>
<style>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}
</style>
<![endif]-->Lahir dilingkungan jawa campur sunda membuat saya merasa
nyaman, bagaimana tidak, saya bisa berbicara dengan fasih dua bahasa yang
paling popular ditanah jawa ini yaitu bahasa jawa dan sunda. Saya tidak
kesulitan berkomunikasi dengan orang sunda begitupun ketika berkomunikasi
dengan orang jawa walaupun terkadang lawan bicara aneh ada kata-kata yang
bercampur satu sama lain. Kali ini saya akan coba mencermati tingkat
kepercayaan diri antara orang sunda dan jawa khususnya dalam berbicara
ditempat-tempat umum.
<p>
Sebagian besar orang jawa yang saya temui ternyata mempunyai
kecenderungan lebih percaya diri ketimbang orang sunda. Saya waktu pertama kali
berkunjung ke ITB yang dikenal sebagai Universitas Negeri Bandung versi Film
Jomblo, sempat kaget karena bahasa jawa sering sekali terdengar dikampus itu,
bahkan saya punya teman yang cukup dekat dan begitu pede menggunakan bahasa
jawa walaupun ditempat-tempat umum. Bahkan mereka tidak sedikitpun malu ketika
logat jawa mereka begitu terlihat ketika berbicara atapun berpidato. Kejadian
serupapun sempat saya alami juga ketika saya mendapat sebuah project di Telkom
Flexi Pusat, sempat kaget karena kantor itu hamper seperti kantor didaerah
semarang dan Surabaya, penuh dengan gema-gema bahasa jawa yang lebih medok dari
saya ketika saya berbicara bahasa sunda. Ini yang membuat saya sedikit kagum
kepada mereka, mereka ditempat orang lain tapi masih saja bisa menjaga budaya
mereka dan sedikitpun tidak terpengaruh oleh lho dan gue nya betawi.
</p>
<p>
Pemandangan kontras saya alami ketika ngobrol sunda dengan
orang-orang asli bandung, apalagi yang remaja, sebagian dari mereka bahkan
tidak bisa berbahasa sunda, sungguh tragis, seperti kehilangan jatidiri seorang
sunda yang lahir didaerah sunda, mereka hilang nyawa sundanya. Ini saya
perhatikan terjadi di Bandung, anak-anak sekarang lebih senang menggunakan aku,
gue, bokap, nyokap daripada menggunakan abdi, pun biang sareng pun bapa. Namun
tidak semuanya seperti itu, orang-orang sunda asli garut, tasik dan kearah
ketimuran ternyata lebih kuat mempertahan budaya sundanya, bahkan saya mengenal
seorang yang begitu masih luwes dalam berbahasa sunda.
</p>
<p>
Intinya begini, ketika berbicara tentu ada tempatnya dimana
kita harus berbicara menggunakan bahasa inggris, Indonesia dan bahasa asli kita
sendiri, saya cukup aman mengingat dua bahasa itu bisa saya gunakan walaupun
dua-duanya kadang tidak begitu dalam. Semua budaya punya kelebihan dan
kekurangan, yang paling menghawatirkan apabila kita sudah tidak bangga denggan
kelebihan budaya kita dan membiarkan kekurangan itu tepat menganga. 
</p>
<p>
Rasanya pantas saja jika bangsa Indonesia sering kali
dipimpin oleh orang jawa walaupun belum sukses, hal ini menunjukan bahwa orang
jawa lebih pede ketimbang orang sunda. 
</p>
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//140/orang-jawa-cenderung-lebih-pede-ketimbang-orang-sunda"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item>
			<item>
			  <title>Tips Mengenal Tipuan Email Phising</title>
			  <link>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//139/tips-mengenal-tipuan-email-phising</link>
			  <comments>http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//139/tips-mengenal-tipuan-email-phising</comments>
   			  <pubDate>Sat, 28 Nov 2009 20:31:56 +0700</pubDate>
			  <author>Adi Sumaryadi Online Media - Adi Sumaryadi</author>
			  <guid isPermaLink="false">http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//139/tips-mengenal-tipuan-email-phising</guid>
			  <description>Di zaman sekarang orang sudah familiar dengan yang namanya e-mail, dari anak-anak sampai orang dewasa pun sudah tahu apa itu namanya e-mail. Karena fasilitas yang satu ini banyak sekali kegunaanya, kita bisa kirim data, kirim foto, ataupun kirim aplikasi dengan hanya hitungan detik, menit ato jam. Dan ini lebih cepat dari pada kita memakai jasa travel. [...]</description>
			  <content:encoded><![CDATA[ <!--[if gte mso 9]><xml>
<w:WordDocument>
<w:View>Normal</w:View>
<w:Zoom>0</w:Zoom>
<w:TrackMoves/>
<w:TrackFormatting/>
<w:PunctuationKerning/>
<w:ValidateAgainstSchemas/>
<w:SaveIfXMLInvalid>false</w:SaveIfXMLInvalid>
<w:IgnoreMixedContent>false</w:IgnoreMixedContent>
<w:AlwaysShowPlaceholderText>false</w:AlwaysShowPlaceholderText>
<w:DoNotPromoteQF/>
<w:LidThemeOther>EN-US</w:LidThemeOther>
<w:LidThemeAsian>X-NONE</w:LidThemeAsian>
<w:LidThemeComplexScript>X-NONE</w:LidThemeComplexScript>
<w:Compatibility>
<w:BreakWrappedTables/>
<w:SnapToGridInCell/>
<w:WrapTextWithPunct/>
<w:UseAsianBreakRules/>
<w:DontGrowAutofit/>
<w:SplitPgBreakAndParaMark/>
<w:DontVertAlignCellWithSp/>
<w:DontBreakConstrainedForcedTables/>
<w:DontVertAlignInTxbx/>
<w:Word11KerningPairs/>
<w:CachedColBalance/>
</w:Compatibility>
<w:BrowserLevel>MicrosoftInternetExplorer4</w:BrowserLevel>
<m:mathPr>
<m:mathFont m:val="Cambria Math"/>
<m:brkBin m:val="before"/>
<m:brkBinSub m:val="--"/>
<m:smallFrac m:val="off"/>
<m:dispDef/>
<m:lMargin m:val="0"/>
<m:rMargin m:val="0"/>
<m:defJc m:val="centerGroup"/>
<m:wrapIndent m:val="1440"/>
<m:intLim m:val="subSup"/>
<m:naryLim m:val="undOvr"/>
</m:mathPr></w:WordDocument>
</xml><![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml>
<w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"
DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"
LatentStyleCount="267">
<w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/>
<w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"
UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/>
<w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/>
</w:LatentStyles>
</xml><![endif]-->
<!--
/* Font Definitions */
@font-face
{font-family:"Cambria Math";
panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:roman;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}
@font-face
{font-family:Calibri;
panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;
mso-font-charset:0;
mso-generic-font-family:swiss;
mso-font-pitch:variable;
mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}
/* Style Definitions */
p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal
{mso-style-unhide:no;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
margin-top:0in;
margin-right:0in;
margin-bottom:10.0pt;
margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-bidi-font-family:"Times New Roman";}
.MsoChpDefault
{mso-style-type:export-only;
mso-default-props:yes;
font-size:10.0pt;
mso-ansi-font-size:10.0pt;
mso-bidi-font-size:10.0pt;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-fareast-font-family:Calibri;
mso-hansi-font-family:Calibri;}
@page Section1
{size:8.5in 11.0in;
margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;
mso-header-margin:.5in;
mso-footer-margin:.5in;
mso-paper-source:0;}
div.Section1
{page:Section1;}
/* List Definitions */
@list l0
{mso-list-id:1536306091;
mso-list-template-ids:914229356;}
@list l0:level1
{mso-level-tab-stop:.5in;
mso-level-number-position:left;
text-indent:-.25in;}
ol
{margin-bottom:0in;}
ul
{margin-bottom:0in;}
-->
<!--[if gte mso 10]>
<style>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";}
</style>
<![endif]-->Di zaman sekarang
orang sudah familiar dengan yang namanya e-mail, dari anak-anak sampai orang
dewasa pun sudah tahu apa itu namanya e-mail. Karena fasilitas yang satu ini
banyak sekali kegunaanya, kita bisa kirim data, kirim foto, ataupun kirim
aplikasi dengan hanya hitungan detik, menit ato jam. Dan ini lebih cepat dari
pada kita memakai jasa travel.
<p>
Tapi di sisi lain
e-mail juga bisa membuat kita kehilangan apa yang kita punya, dalam hal ini
biasanya adalah uang. Dalam kesempatan ini kita akan membicarakan masalah yang
kaitannya dengan e-mail. Masalah yang akan kita bahas adalah tentang E-mail
Phising.
</p>
<p>
Sebelumnya kita
harus mengerti apakah itu yang namanya e-mail phising itu?<br />
&ldquo;Phising merupakan teknik licik yang digunakan oleh pencuri dan hacker untuk
menipu pengguna internet dengan cara mencuri informasi penting, biasanya hal
ini berkenaan dengan informasi keuangan (nomor rekening dan kartu kredit) dan
informasi login (ID dan password).
</p>
<p>
Biasanya sasaran
para penjahat ini adalah, orang yang bertransaksi secara online melalui website
perbankan. Dengan cara mereka membuat e-mail palsu yang sangat mirip sekali
dengan e-mail resmi dari institusi keuangan. Biasanya isi pesan dari e-mail
palsu ini sangat meyakinkan sekali, karena sangat mirip sekali dengan e-mail
yang resmi. Sehingga orang yang tidak tahu pasti akan mengunjungi website
tersebut.
</p>
<p>
Dan user yang
sudah login ke website tersebut, pastinya akan mulai mengisikan formulir
informasi tentang data pribadinya dan keuangannya. Maka informasi yang sudah
tertulis tersebut sudah mulai masuk ke database penjahat atau hacker tersebut,
dengan demikian para penjahat tersebut dengan sangat leluasa memindahkan
data-data atau isi rekening tersebut ke rekening si penjahat tersebut. Biasanya
orang yang sudah tertipu tersebut baru menyadarinya saat dirinya mendapatkan
atau menerima surat pernyataan dari bank atau penerbit kartu kreditnya
tersebut.
</p>
<p>
Sebaiknya untuk
menghindari penipuan terhadap e-mail phising ini, kita harus mengerti beberapa
tips agar kita tidak tertipu. Berikut ada beberapa tips dari kami, semoga tips
tersebut dapat membantu anda.
</p>
<ol>
	<li>Jangan langsung membalas e-mail
	yang berasal dari insitusi keuangan, sebelum itu coba hubungi dulu pihak
	bank anda untuk memastikan kebenaran e-mail tersebut.</li>
	<li>Perhatikan kesalahan ketik atau
	tata bahasa yang kurang tepat pada pesan e-mail yang telah dikirimkan.</li>
	<li>Cermati simbol @ pada alamat
	website yang tertera pada pesan e-mail. Bisa jadi alamat website tersebut
	bertuliskan: www.namabank.com@www.hackersite.com. Browser tidak akan
	memproses semua tulisan sebelum simbol &ldquo;@&rdquo;. Jadi, pencuri bisa saja meletakkan
	alamat website pribadinya setelah simbol &ldquo;@&rdquo;. Website tersebutlah yang
	akan anda kunjungi, untuk itu sebaiknya selalu perhatikan alamat website
	yang tertera pada link.</li>
	<li>Biasanya beberapa karakter dalam
	alamat website bank bisa diganti dengan karakter yang hampir sama. Sebagai
	contoh, huruf L diganti dengan angka &ldquo;1&Prime;. Kedua karakter ini sekilas
	terlihat sama. Website www.paypal.com mungkin bisa diubah menjadi
	paypa1.com dan anda mungkin tidak menyadari perbedaan ini.</li>
	<li>Saat website bank ditampilkan, perhatikan
	icon gembok yang berda di bagian bawah browser Website. Jika ada, berarti
	website tersebut aman. Jika icon gembok tidak ada, segera tutup browser
	tersebut.</li>
</ol>
<p>
&nbsp;
</p>
 ...  <a href="http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail//139/tips-mengenal-tipuan-email-phising"><b>Lihat Berita Selengkapnya</b></a> ]]></content:encoded>
			</item></channel></rss> 
