Teknologi Informasi
Facebook, Besar karena Me Too
Oleh Adi SumaryadiSabtu, 05 September 2009 09:32 WIB | Dibaca 1.240 kali

Me too memang kadang menjadi sebuah kata yang menyindir , seolah-olah tidak mempunyai ide dalam mengcreate sesuatu, namun menurut saya untuk kasus teknologi internet me too menjadi hal yang lumrah, mengapa ini menjadi lumrah? Karena secara mendasar, basic dari semua aplikasi yang ada memang sama dan cenderung mempunyai kemiripan. Facebook kita liat sebetulnya adalah mencontoh kesuksesan friendster dan situs jejaring lainnya, dan mencontoh twitter untuk minibloging-nya yang kita kenal dengan istillah wall atau status update. Yang luar biasa dari facebook adalah kemampuan meningkatkan kemudahan navigasi dan penambahan beberapa fitur yang disitus yang ditirunya belum ada, anggaplah dengan mudahnya facebook menambahkan sebuah link, gambar, hingga audio, bahkan facebook hamper tidak membatasi jumlah media yang dikirimkan oleh user.
Google Search lahir awalnya mengadopsi teknologi ask.com
yang sekarang tidak begitu popular dikalangan pengguna internet, yang luar
biasa dari google adalah kemampuan pencarian yang ditingkatkan dengan
memanfaatkan algoritma yang sangat rumit sehingga menghasilkan pencarian yang
sangat relevan dengan yang diinginkan oleh pengguna, ditambah lagi kesesuaian
iklan yang dipasang digoogle dengan hasil pencarian mendorong ribuan orang
untuk memasang iklan di google.Hal yang paling kita bisa lihat adalah kehadiran GUI di system operasi linux adalah me too dari system operasi windows yang telah ada sebelumnya, bahkan navigasi dan tampilannya selalu diupayakan untuk menyerupai windows.
Keuntungan dengan adanya me too adalah salah satunya bagi penggunanya itu sendiri, kita lebih mudah menggunakan teknologi yang me too daripada teknologi yang benar-benar baru, kita lebih mudah menggunakan facebook karena ada friendster sebelumnya, kita mudah menggunakan llinux karena ada windows sebelumnya dan itu tidak hanya terjadi di teknologi Informasi.
Kerugian dari metoo tentunya adalah bagi yang di metoo-in nya, tidak sedikit teknologi yang dijiplak justru turun dan mati, kita melihat friendster yang semakin hari semakin terpuruk, namun tentu hal ini tidak bisa digenaralisasi mengingat windows masih kokoh dengan monopolinya.
Oleh karena itu menurut saya jangan takut untuk dipanggil sebagai penjiplak jika kita tetap kreatif dalam membuat sesuatu toh kecenderuangan seperti itu, kita harus bisa membuat sesuatu yang baru dari teknologi yang ada, yang saya tidak setuju adalah seolah-olah mengcopy paste dari teknologi yang sudah ada sebelumnya. Misalnya dengan membuat Facebook Indonesia yang fiturnya mirip dengan facebook aslinya. Sesuatu yang menurut saya gak kreatif. Kalau mau buat semacam facebook yang lebih canggih dan bagus dari facebook yang sudah ada.
Baca Juga Teknologi Informasi Lainnya:
1
Didi SupardiSelasa, 08 Maret 2011 10:51 WIB
semoga ini tidak menjadi pembenaran untuk para plagiatisme diluaran sana ya..hehehe..
Anda dapat memberikan komentar tentang Facebook, Besar karena Me Too dengan menggunakan form dibawah ini .
Pilihan Kategori Artikel
- Teknologi Informasi (29)
- Sudut Pandang (25)
- Artikel dan Tulisanku (24)
- PHP Programming (11)
- Aktual dan Umum (10)
- Curhatan Hatiku (10)
- Islam dan Seputarnya (9)
- Web Desain and Development (8)
- Cerita dan Kisah (6)
- Windows dan Seputarnya (6)
- Networking dan Hardware (6)
- Linux dan Seputarnya (6)
- Browsing dan Explore (4)
- HTML Tutorial (3)
- Cerita Lucu (3)
- Tentang Database (2)
- Security Komputer dan Internet (2)
- Animasi Flash (1)
- Java Script dan CSS (1)
- Data dan Internet Tutorial (1)
- Java Programming (1)
- Cerita Sehari-hari (1)
- Novel dan Cerita Pendek (0)
Terselip di Tayangan Liputan6 SCTV Awards
Terselip di liputan tentang SalingSapa.com yang diprakarsai oleh Muhammad Yahya Harlan, Murid SMP di Sekolah alam bandung masuk dalam nominasi Liputan6 SCTV Awards 2011.
Terselip di liputan tentang SalingSapa.com yang diprakarsai oleh Muhammad Yahya Harlan, Murid SMP di Sekolah alam bandung masuk dalam nominasi Liputan6 SCTV Awards 2011.
Olahraga
Pengusaha Indonesia Minati Glasgow Rangers
Glasgow: Pengusaha Indonesia Jude Allen menjadi salah satu dari anggota konsorsium Sevco yang akan mengambil alih keuangan klub Liga Primer Skotlandia, Glasgow Rangers.Mantan ketua eksekutif Sheffield united, Charles Green, yang juga masuk ke dalam
Pengusaha Indonesia Minati Glasgow Rangers
Glasgow: Pengusaha Indonesia Jude Allen menjadi salah satu dari anggota konsorsium Sevco yang akan mengambil alih keuangan klub Liga Primer Skotlandia, Glasgow Rangers.Mantan ketua eksekutif Sheffield united, Charles Green, yang juga masuk ke dalam







