Artikel dan Tulisanku
Dangdutkah Saya?
Oleh Adi SumaryadiSabtu, 17 November 2007 09:09 WIB | Dibaca 1.922 kali
Setiap orang pasti mempunyai rasa masing-masing terhadap musik tertentu dan tidak bisa dipaksakan seseorang untuk menyukai alunan musik yang lain. Ada yang suka dengan jenis musik nasyid yang mendayu-dayu ataupun yang bersemangat, ada juga yang suka lagu atau musik sunda yang enak didengar atau lucu liriknya sampai-sampai ada juga yang suka musik rok semacam metalica yang suaranya keras menggelegar. Rasa suka terhadap jenis musik bisa dipengaruhi banyak faktor, orang sunda yang tinggal di Jawa Barat besar kemungkinan untuk suka terhadap lagu sunda, orang desa biasanya suka jenis musik dangdut. yang jadi pertanyaan adalah dangdutkah saya dan anda?
Jalur kehidupan juga berpengaruh sangat besar dalam menentukan jenis musik yang disukai sebagai contoh jika diantara anda ada yang suka bergaul dengan anak-anak band waktu di SMP atau di SMU sudah bisa dipastikan jenis musik yang disukai tidak jauh dari POP atau lagu barat dan pasti sedikit membenci dangdut, kecuali jika band tersebut berasal dari desa dan sering manggung di hajatan, sudah bisa dipastikan akan suka dangdut juga karena tuntutan manggung di desa harus bisa bergoyang.
Lain halnya dengan orang yang sering bergelut dengan dunia organisasi islam seperti KAMMI atau kader-kader PKS, jenis musik yang disukai tidak jauh dari nasyid dan lagu-lagu yang bernuansakan religi walaupun yang menyanyikan adalah grup band konvensional dan yang lebih menarik lagi biasanya jenis nasyid yang disukai adalah yang mempunyai lirik tentang perjuangan islam seperti Intifada dan yang lainnya.
Jika anda orang sunda dan sangat kental dengan lingkungan sunda, sudah dipastikan jenis musik sunda karya mang darso yang bejenis MP3 ada dikomputernya dan kalau dikamar mandi tidak jauh dari lagu-lagu sunda yang didendangkan. Ada juga orang yang meniru dan ketularan ayahnya yang hidup dari generasi sebelumnya, alhasil jenis musik yang disukai adalah lagu-lagu tempo lama yang biasanya bisa didapatkan di toko kaset terntentu saja.
Ada satu hal yang unik yang terjadi di indonesia, setiap pemuda yang ada dibandung saja misalkan yang biasa dengar dan datang langsung dalam acara-acara musik yang digelar stasion televisi swasta tidak terlalu memperhitungkan jenis musik yang digelar saat itu, yang penting happy dan bisa kumpul bersama temannya.
Dangdutkah saya?
Riwayat musik dalam kehidupan saya cukup unik, saya berasal dari kampung yang kental akan dunia dangdut dan ini sulit dirubah bahkan orang sana cenderung lebih suka nasidah ria dan rhoma irama ketimbang nasyid. ditambah lagi saya pernah menjadi personel sebuah group dangdut saat kecil dulu asalnya megang kecrek dan berpindah memegang rytm keyboard dan suling, pantas sampai saat ini saya masih mahir memainkan suling bambu atau suling dangdut walaupun tidak jago, bahkan saat SMP saya sempat membuat group dangdut dan nasidah ria yang manggung dalam acara nikahan yang digelar oleh keluarga siswa, saat itu saya berperan sebagai MC dangdut, lucu dan hingga saat ini saya masih mahir menjadi MC dangdut yang gaya suaranya dibesar-besarkan dan yang lebih aneh lagi lagu-lagu dangdut lama hampir semuanya hapal lirik dan suara melodi intro atau melodi reff walaupun judulnya sudah lupa. Tapi satu hal yang perlu digaris bawahi adalah saya tidak suka jenis lagu dangdut yang sudah tidak karuan seperti saat ini, seperti jenis musik yang dicampur dengan disco dan koplo apalagi kalau dibarengi dengan joged yang gak karuan, saya lebih suka gaya-gaya yang jogednya sewajarnya atau tidak joged sama sekali seperti gaya-gaya yang diperlihatkan evi tamala atau dangduters tempo dulu
Walaupun saya berlatar belakang dangdut tetapi saya suka juga suka lagu sunda, lagu jawa, nasyid dan POP Indonesia, yang tidak saya sukai adalah lagu barat yang sukar mencernanya. oleh karena itu keluarlah pertanyaan dangdutkah saya?
Dangdutkah anda?
Bagi anda yang suka lagu selain dangdut ternyata ada juga yang tepat menyukai jenis musik dangdut tempo dulu, oleh karena itu pernyataan muncul, dangdutkah anda? apa komentar temen-temen?
Jalur kehidupan juga berpengaruh sangat besar dalam menentukan jenis musik yang disukai sebagai contoh jika diantara anda ada yang suka bergaul dengan anak-anak band waktu di SMP atau di SMU sudah bisa dipastikan jenis musik yang disukai tidak jauh dari POP atau lagu barat dan pasti sedikit membenci dangdut, kecuali jika band tersebut berasal dari desa dan sering manggung di hajatan, sudah bisa dipastikan akan suka dangdut juga karena tuntutan manggung di desa harus bisa bergoyang.
Lain halnya dengan orang yang sering bergelut dengan dunia organisasi islam seperti KAMMI atau kader-kader PKS, jenis musik yang disukai tidak jauh dari nasyid dan lagu-lagu yang bernuansakan religi walaupun yang menyanyikan adalah grup band konvensional dan yang lebih menarik lagi biasanya jenis nasyid yang disukai adalah yang mempunyai lirik tentang perjuangan islam seperti Intifada dan yang lainnya.
Jika anda orang sunda dan sangat kental dengan lingkungan sunda, sudah dipastikan jenis musik sunda karya mang darso yang bejenis MP3 ada dikomputernya dan kalau dikamar mandi tidak jauh dari lagu-lagu sunda yang didendangkan. Ada juga orang yang meniru dan ketularan ayahnya yang hidup dari generasi sebelumnya, alhasil jenis musik yang disukai adalah lagu-lagu tempo lama yang biasanya bisa didapatkan di toko kaset terntentu saja.
Ada satu hal yang unik yang terjadi di indonesia, setiap pemuda yang ada dibandung saja misalkan yang biasa dengar dan datang langsung dalam acara-acara musik yang digelar stasion televisi swasta tidak terlalu memperhitungkan jenis musik yang digelar saat itu, yang penting happy dan bisa kumpul bersama temannya.
Dangdutkah saya?
Riwayat musik dalam kehidupan saya cukup unik, saya berasal dari kampung yang kental akan dunia dangdut dan ini sulit dirubah bahkan orang sana cenderung lebih suka nasidah ria dan rhoma irama ketimbang nasyid. ditambah lagi saya pernah menjadi personel sebuah group dangdut saat kecil dulu asalnya megang kecrek dan berpindah memegang rytm keyboard dan suling, pantas sampai saat ini saya masih mahir memainkan suling bambu atau suling dangdut walaupun tidak jago, bahkan saat SMP saya sempat membuat group dangdut dan nasidah ria yang manggung dalam acara nikahan yang digelar oleh keluarga siswa, saat itu saya berperan sebagai MC dangdut, lucu dan hingga saat ini saya masih mahir menjadi MC dangdut yang gaya suaranya dibesar-besarkan dan yang lebih aneh lagi lagu-lagu dangdut lama hampir semuanya hapal lirik dan suara melodi intro atau melodi reff walaupun judulnya sudah lupa. Tapi satu hal yang perlu digaris bawahi adalah saya tidak suka jenis lagu dangdut yang sudah tidak karuan seperti saat ini, seperti jenis musik yang dicampur dengan disco dan koplo apalagi kalau dibarengi dengan joged yang gak karuan, saya lebih suka gaya-gaya yang jogednya sewajarnya atau tidak joged sama sekali seperti gaya-gaya yang diperlihatkan evi tamala atau dangduters tempo dulu
Walaupun saya berlatar belakang dangdut tetapi saya suka juga suka lagu sunda, lagu jawa, nasyid dan POP Indonesia, yang tidak saya sukai adalah lagu barat yang sukar mencernanya. oleh karena itu keluarlah pertanyaan dangdutkah saya?
Dangdutkah anda?
Bagi anda yang suka lagu selain dangdut ternyata ada juga yang tepat menyukai jenis musik dangdut tempo dulu, oleh karena itu pernyataan muncul, dangdutkah anda? apa komentar temen-temen?
Baca Juga Artikel dan Tulisanku Lainnya:
1
NaeSenin, 19 November 2007 11:33 WIB
Ce i Leh ternyata si akang teh yah........
BTW yang namanya musik, setiap orang minimal pasti pernah denger apapun alirannya ....(listrik kaleee), macem" semuanya oke" tergantung dari sisi mananya kita lihat.
Buat Nae pribadi siy, setiap musik yang na suka itu ada historikalnya, gampangnya mah ada kenangannya kadang" keluar kalimat "DUH INI LAGU GUWE BANGGET GETHO LHO".....hee hee (pasti pada setoedjoe doenk). Intinya kadang klo gi penat kita butuh hiburan denger music langsung plong...(kaya iklan POLO.....:-)).
Tapi especially dangdut (kata PROJECT POP juga DANGDUT OF THE MUSIC OF MY COUNTRY).... alhamdulillah agak suka, but ..................(to be continue....) SENSORRRR (secret in my mind), jangan PROTES namanya juga HAK AzaSi, BOLEH dunk...
2
okhassSenin, 26 November 2007 20:51 WIB
waduh ...
dangdut, kalo saya sih denger namanya aja sudah ga ngeh ..
bukan sombong sih .. tapi dari dulu perasaan udah ga kesono sih ..
dari lirik sampe aransemen nya itu lho ....
kalo sih terus terag sukanay ma lagu yang eazy listening lah yang ga terlalu keras aransemen lagunya and yang paling penting sesuai ma kondisi and situasi hati ... baik itu lagu barat ato lagu lokal aku sih suka aja.
Tapi kalo dilihat dari photo-photo di web ini kang adi nih cocoknya jadi DANGDUTER'S ( he ....he ....)
3
Adi SumaryadiSelasa, 27 November 2007 05:41 WIB
Sejarah memang susah dilupakan..walaupun saya suka berbagai jenis musik yang easy listening...tapi dangdut gak bisa ilang..apalagi dangdut yang syahdu...kalau dangdut kayak kucing garongmah mending gak apal liriknya deh...isin ngupingna
4
Hady GoenaoneJum'at, 28 Desember 2007 21:16 WIB
kang kamu mah mang jagonya soal musik yang satu ini,tapi awas lho lama kelamaan rambut kamu jadi keriting lho,coz biasannya orang yang suka dangdut too berambut keriting.ha.....ha..........ha.......good luck terus lah maju musik dangdutku.
5
abdulMinggu, 17 Agustus 2008 14:56 WIB
Saya sampais ekarang amsih pengaggum lagu nasida ria semarang karena dalam lagu2 nasidah banyak ilmu yg bisa diambil tentang ajaran Islam. rojak papua
6
bamsRabu, 24 September 2008 12:01 WIB
waduh2 ini koq commentnya jadul2 amat ya???
Tahun 2007....
skrang kan 2008....
bagus2 juga comment2 yg terdahulu....bagaimanapun dangdut ciri khas indo,,tp klo sekrang ga semua dangdut baguss,,,terutama goyanganya,,,lebay bgt..hahahaha
7
utJPAevuvDgrkPXpSelasa, 28 Juli 2009 04:14 WIB
HdPBbH qcbsuelm xcjmqdcl yyekkorx
8
sulingbambukuMinggu, 23 Januari 2011 09:06 WIB
wah... kalo saya semua jenis musik dari tradisional sampai yang modern-pun suka.. yg gak suka cuma aliran punk atau melodik( maaf bukan mau jelekin lho) ini tentang perasaan saja..
kalo dangdut saya juga suka yg klasik... Nasidaria dulu saya juga punya kasetnya.. TOP deh pokoknya...
BTW saya dulu adalah anak band segala aliran... Sekarang saya kecantol ma dangdut.. soalnya saya juga bisa bikin dan main suling dangdut hehe... lam kenal semuanya...
Anda dapat memberikan komentar tentang Dangdutkah Saya? dengan menggunakan form dibawah ini .
Pilihan Kategori Artikel
- Teknologi Informasi (29)
- Sudut Pandang (25)
- Artikel dan Tulisanku (24)
- PHP Programming (11)
- Aktual dan Umum (10)
- Curhatan Hatiku (10)
- Islam dan Seputarnya (9)
- Web Desain and Development (8)
- Cerita dan Kisah (6)
- Windows dan Seputarnya (6)
- Networking dan Hardware (6)
- Linux dan Seputarnya (6)
- Browsing dan Explore (4)
- HTML Tutorial (3)
- Cerita Lucu (3)
- Tentang Database (2)
- Security Komputer dan Internet (2)
- Animasi Flash (1)
- Java Script dan CSS (1)
- Data dan Internet Tutorial (1)
- Java Programming (1)
- Cerita Sehari-hari (1)
- Novel dan Cerita Pendek (0)
Terselip di Tayangan Liputan6 SCTV Awards
Terselip di liputan tentang SalingSapa.com yang diprakarsai oleh Muhammad Yahya Harlan, Murid SMP di Sekolah alam bandung masuk dalam nominasi Liputan6 SCTV Awards 2011.
Terselip di liputan tentang SalingSapa.com yang diprakarsai oleh Muhammad Yahya Harlan, Murid SMP di Sekolah alam bandung masuk dalam nominasi Liputan6 SCTV Awards 2011.
Olahraga
Pengusaha Indonesia Minati Glasgow Rangers
Glasgow: Pengusaha Indonesia Jude Allen menjadi salah satu dari anggota konsorsium Sevco yang akan mengambil alih keuangan klub Liga Primer Skotlandia, Glasgow Rangers.Mantan ketua eksekutif Sheffield united, Charles Green, yang juga masuk ke dalam
Pengusaha Indonesia Minati Glasgow Rangers
Glasgow: Pengusaha Indonesia Jude Allen menjadi salah satu dari anggota konsorsium Sevco yang akan mengambil alih keuangan klub Liga Primer Skotlandia, Glasgow Rangers.Mantan ketua eksekutif Sheffield united, Charles Green, yang juga masuk ke dalam







